alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Mawar Hartopo Ungkap Alasannya Mundur dari IPEMI Kudus

KUDUS – Mawar Hartopo yang dilantik menjadi ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kudus pada 2019 lalu menyatakan Mundur diri sejak Sabtu (6/8). Sebab ada pembentukan IPEMI baru pada awal April tanpa sepengetahuan dirinya selaku sebagai ketua resmi.

Mawar Hartopo mengatakan pernyataan undur diri itu dia ungkapkan secara lisan saat ada rapat kerja (raker) dengan PP IPEMI dan PW IPEMI Jateng di Semarang. Raker tersebut dihadiri oleh PD IPEMI se-Jawa Tengah. Pengunduran diri sebagai ketua IPEMI Kudus itu juga didengar langsung oleh Sekjen PP IPEMI Nurwahidah Saleh dan ketua PW IPEMI Jateng Mieke.

Keputusan pengunduran diri sebagai ketua itu sudah melalui pertimbangan yang kuat. Dia juga menyampaikan terima kasih atas pengalaman dan bimbingan selama ini dengan keluarga besar IPEMI. Terutama, dia juga menyampaikan terima kasih kepada ketua PW IPEMI Jateng atas bimbingannya selama ini. “Mohon maaf apabila selama saya memimpin PD IPEMI Kudus banyak terjadi kekhilafan ucapan maupun tindakan, berharap masih adanya jalinan silaturahmi yang baik,” katanya.


Dalam perjumpaan pers itu juga, Mawar menampilkan bukti chat WhatsApp yang ditampilkan di layar proyektor, menunjukkan jika ada pernyataan pembentukan IPEMI baru tanpa sepengetahuan Mawar Hartopo. Grup WhatsApp yang menyatakan IPEMI (baru) itu diketahui dibentuk sejak awal April lalu. Parahnya lagi, padahal pada (21/4) lalu pihaknya juga masih ada kegiatan aktif IPEMI di Pendopo saat memperingati Hari Kartini.

Baca Juga :  Isi Kuliah Umum di UMKU, Din Syamsuddin Ingatkan untuk Hargai Keberagaman

“IPEMI baru itu dibuat sendiri oleh Ketua PW IPEMI Jateng dan atas izin Sekjen PP IPEMI,” katanya. Pembentukan IPEMI baru tanpa sepengetahuan dirinya itu lantaran ada komentar bahwa Mawar Hartopo selama ini tidak pernah respon apapun, tidak pernah bisa dihubungi, dikirimi surat juga tidak pernah ada tanggapan.

“Sekretariat IPEMI Kudus selama ini memang belum punya tempat. Jadi dialamatkan di Muria Indah. Sampai detik ini saya belum menerima surat yang dimaksud,” ungkapnya.

Soal tak pernah respon dirinya juga mengaku sebenarnya selalu menjawab, contohnya pada April lalu dia sempat ditawari ada bazar di provinsi, karena waktu sudah mepet dengan agenda kartini dipendopo dia jawab tidak bisa hadir karena ada giat IPEMI Kudus tampil pada acara kartini.

Dalam grup IPEMI yang baru itu juga ditemukan ada anggota IPEMI yang resmi dipimpinnya masuk didalamnya. Padahal selama dilantik, dirinya tidak pernah sedikitpun mengeluarkan anggotanya, kebanyakan faktor anggota berhenti itu karena kesibukan masing-masing dan visi yang sudah tidak sejalan.

“Saya belum mengirimkan surat secara resmi pengunduran diri, baru pengunduran secara lisan,” terangnya. Rencana hal itu akan ia lakukan pada Rabu besok (10/8) saat dirinya bertemu dengan teman-teman IPEMI Kudus. Rencananya juga pengunduran diri itu akan disusul oleh sekretaris dan bendahara IPEMI Kudus. (ark/mal)

 

KUDUS – Mawar Hartopo yang dilantik menjadi ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kudus pada 2019 lalu menyatakan Mundur diri sejak Sabtu (6/8). Sebab ada pembentukan IPEMI baru pada awal April tanpa sepengetahuan dirinya selaku sebagai ketua resmi.

Mawar Hartopo mengatakan pernyataan undur diri itu dia ungkapkan secara lisan saat ada rapat kerja (raker) dengan PP IPEMI dan PW IPEMI Jateng di Semarang. Raker tersebut dihadiri oleh PD IPEMI se-Jawa Tengah. Pengunduran diri sebagai ketua IPEMI Kudus itu juga didengar langsung oleh Sekjen PP IPEMI Nurwahidah Saleh dan ketua PW IPEMI Jateng Mieke.

Keputusan pengunduran diri sebagai ketua itu sudah melalui pertimbangan yang kuat. Dia juga menyampaikan terima kasih atas pengalaman dan bimbingan selama ini dengan keluarga besar IPEMI. Terutama, dia juga menyampaikan terima kasih kepada ketua PW IPEMI Jateng atas bimbingannya selama ini. “Mohon maaf apabila selama saya memimpin PD IPEMI Kudus banyak terjadi kekhilafan ucapan maupun tindakan, berharap masih adanya jalinan silaturahmi yang baik,” katanya.

Dalam perjumpaan pers itu juga, Mawar menampilkan bukti chat WhatsApp yang ditampilkan di layar proyektor, menunjukkan jika ada pernyataan pembentukan IPEMI baru tanpa sepengetahuan Mawar Hartopo. Grup WhatsApp yang menyatakan IPEMI (baru) itu diketahui dibentuk sejak awal April lalu. Parahnya lagi, padahal pada (21/4) lalu pihaknya juga masih ada kegiatan aktif IPEMI di Pendopo saat memperingati Hari Kartini.

Baca Juga :  Chairman Pura Group Jacobus Busono Raih Bintang Mahaputera Nararya

“IPEMI baru itu dibuat sendiri oleh Ketua PW IPEMI Jateng dan atas izin Sekjen PP IPEMI,” katanya. Pembentukan IPEMI baru tanpa sepengetahuan dirinya itu lantaran ada komentar bahwa Mawar Hartopo selama ini tidak pernah respon apapun, tidak pernah bisa dihubungi, dikirimi surat juga tidak pernah ada tanggapan.

“Sekretariat IPEMI Kudus selama ini memang belum punya tempat. Jadi dialamatkan di Muria Indah. Sampai detik ini saya belum menerima surat yang dimaksud,” ungkapnya.

Soal tak pernah respon dirinya juga mengaku sebenarnya selalu menjawab, contohnya pada April lalu dia sempat ditawari ada bazar di provinsi, karena waktu sudah mepet dengan agenda kartini dipendopo dia jawab tidak bisa hadir karena ada giat IPEMI Kudus tampil pada acara kartini.

Dalam grup IPEMI yang baru itu juga ditemukan ada anggota IPEMI yang resmi dipimpinnya masuk didalamnya. Padahal selama dilantik, dirinya tidak pernah sedikitpun mengeluarkan anggotanya, kebanyakan faktor anggota berhenti itu karena kesibukan masing-masing dan visi yang sudah tidak sejalan.

“Saya belum mengirimkan surat secara resmi pengunduran diri, baru pengunduran secara lisan,” terangnya. Rencana hal itu akan ia lakukan pada Rabu besok (10/8) saat dirinya bertemu dengan teman-teman IPEMI Kudus. Rencananya juga pengunduran diri itu akan disusul oleh sekretaris dan bendahara IPEMI Kudus. (ark/mal)

 


Most Read

Artikel Terbaru