alexametrics
31.1 C
Kudus
Monday, July 4, 2022

Hilang Sehari, Bocah di Kudus Ditemukan Tewas Terapung di Aliran Sungai

KUDUS – Warga Desa Peganjaran, Bae digegerkan dengan penemuan mayat bocah laki-laki di aliran Sungai Sedobyah, Desa Peganjaran kemarin. Polisi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mengevakuasi korban yang sempat pergi dari rumah sehari sebelum meninggal dunia.

Mayat bocah berusia 8 tahun berinisial MD warga Bae ini ditemukan di area persawan Dukuh Blender, Desa Peganjaran, Bae. Bocah tersebut ditemukan terapung di atas aliran sungai dekat dengan persawahan.

Sementara proses evakuasi tersebut membuat ruas jalan Lingkar Utara terjadi kemacetan. Warga yang melintas juga menyaksikan proses evakuasi korban.


Kepala Desa Peganjaran Sutikdjo saat mengikuti proses evakuasi korban mengatakan, bocah tersebut sebelumnya dikabarkan hilang dari rumahnya pada Senin (6/12) sekitar pukul 14.00. Dari informasi yang beredar bocah tersebut pergi ke arah barat.

Baca Juga :  Dilanda Hujan Disertai Angin Kencang, Puluhan Rumah di Kudus Rusak

Keluarga korban, kata Sutikdjo, berusaha mencari korban. Akan tetapi keluarga saat itu belum menemukan anak berkebutuhan khusus tersebut.

“Sempat dicari, tetapi belum ketemu. Nah kemarin (Selasa Red) bocah ditemukan meninggal terapung di aliran sungai sawah Dukuh Blender,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, bocah itu ditemukan sopir truk yang melintas sekitar pukul 12.00. Sopir pun lantas melaporkan kepada warga. Warga kemudian melaporkan kejadian kepada paman korban sekaligus Polsek Bae.

“Anaknya memang senang dengan air,” terangnya.

Kapolsek Bae AKP Ngatmin mengatakan, dari pemeriksaan korban ditemukan beberapa luka pada tubuhnya. Salah satunya robekan mulut hingga gusi, jari pada tangan kiri, dan korban ditemukan tanpa mengenakan baju.

“Tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan pada korban,” terangnya. (mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Warga Desa Peganjaran, Bae digegerkan dengan penemuan mayat bocah laki-laki di aliran Sungai Sedobyah, Desa Peganjaran kemarin. Polisi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mengevakuasi korban yang sempat pergi dari rumah sehari sebelum meninggal dunia.

Mayat bocah berusia 8 tahun berinisial MD warga Bae ini ditemukan di area persawan Dukuh Blender, Desa Peganjaran, Bae. Bocah tersebut ditemukan terapung di atas aliran sungai dekat dengan persawahan.

Sementara proses evakuasi tersebut membuat ruas jalan Lingkar Utara terjadi kemacetan. Warga yang melintas juga menyaksikan proses evakuasi korban.

Kepala Desa Peganjaran Sutikdjo saat mengikuti proses evakuasi korban mengatakan, bocah tersebut sebelumnya dikabarkan hilang dari rumahnya pada Senin (6/12) sekitar pukul 14.00. Dari informasi yang beredar bocah tersebut pergi ke arah barat.

Baca Juga :  Dengar Anaknya Tewas dengan Luka Tusukan, Sang Ibu Syok hingga Meninggal

Keluarga korban, kata Sutikdjo, berusaha mencari korban. Akan tetapi keluarga saat itu belum menemukan anak berkebutuhan khusus tersebut.

“Sempat dicari, tetapi belum ketemu. Nah kemarin (Selasa Red) bocah ditemukan meninggal terapung di aliran sungai sawah Dukuh Blender,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, bocah itu ditemukan sopir truk yang melintas sekitar pukul 12.00. Sopir pun lantas melaporkan kepada warga. Warga kemudian melaporkan kejadian kepada paman korban sekaligus Polsek Bae.

“Anaknya memang senang dengan air,” terangnya.

Kapolsek Bae AKP Ngatmin mengatakan, dari pemeriksaan korban ditemukan beberapa luka pada tubuhnya. Salah satunya robekan mulut hingga gusi, jari pada tangan kiri, dan korban ditemukan tanpa mengenakan baju.

“Tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan pada korban,” terangnya. (mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/