alexametrics
32.2 C
Kudus
Sunday, July 31, 2022

Warga Persoalkan Penempatan PKL Suvenir di Area City Walk, Ini Tanggapan Dinas

KUDUS – Dinas Perdagangan Kudus masih mempertimbangkan izin pembukaan Pedagang kaki lima (PKL) suvenir City Walk. Sebab warga sekitar keberatan.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti mengatakan kali pertama uji coba, PKL malam juga sempat ada komplain, apalagi ini PKL pagi yang masih padat aktivitas buka toko. Kalau kajian ulang sebenarnya tidak perlu, justru yang penting itu masukan-masukan dari lingkungan sekitar.

“Pada intinya, perlu dipertimbangkan ulang. Dulu, waktu mau uji coba saja ada beberapa yang komplain. Menurut saya tidak perlu tergesa-gesa. Sebab, jangan sampai ada masyarakat yang komplain dan jadi persoalan baru,” ungkapnya.


Dia mengatakan, kegiatan di sekitar alun-alun Simpang Tujuh kalau pagi cukup ramai. Apalagi lokasi di City Walk juga tidak terlalu luas.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan, PKL suvenir memang belum dibuka. Menurutnya, menunggu momen yang pas dan perlu ada kajian lagi, apalagi saat ini belum mencapai kuota.

Baca Juga :  Sadis! Bapak di Kudus Tega Bakar Istri dan Bayinya, Begini Kronologinya

“Saya sudah bertanya kepada Dinas Perdagangan terkait PKL suvenir yang nantinya berjualan di City Walk. Ini tidak mudah, karena kondisi berjualan pagi jadi harus mensinkronkan dengan lalu lintas, sehingga melibatkan Dinas Berhubungan (Dishub), nanti akan dibahas lagi bersama,” jelasnya.

Hartopo menyakini kalau PKL suvenir City Walk tetap berjalan. Sudah ada rancangan sebelumnya, tinggal nanti dibahas lagi dan dulu belum sampai tahap pembagian lapak, yang sudah berjalan baru PKL malam hari.

“Atribut sebenarnya sudah siap, seperti tenda untuk PKL, namun karena kondisi yang masih belum memungkinkan maka ditunda sampai sekarang. Saya juga tidak mau terburu-buru, sehingga banyak masyarakat yang mengeluh, butuh analisa yang tepat untuk PKL suvenir City Walk yang ada di Jalan Sunan Kudus sisi Timur,” ungkapnya. (san/mal)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Dinas Perdagangan Kudus masih mempertimbangkan izin pembukaan Pedagang kaki lima (PKL) suvenir City Walk. Sebab warga sekitar keberatan.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti mengatakan kali pertama uji coba, PKL malam juga sempat ada komplain, apalagi ini PKL pagi yang masih padat aktivitas buka toko. Kalau kajian ulang sebenarnya tidak perlu, justru yang penting itu masukan-masukan dari lingkungan sekitar.

“Pada intinya, perlu dipertimbangkan ulang. Dulu, waktu mau uji coba saja ada beberapa yang komplain. Menurut saya tidak perlu tergesa-gesa. Sebab, jangan sampai ada masyarakat yang komplain dan jadi persoalan baru,” ungkapnya.

Dia mengatakan, kegiatan di sekitar alun-alun Simpang Tujuh kalau pagi cukup ramai. Apalagi lokasi di City Walk juga tidak terlalu luas.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan, PKL suvenir memang belum dibuka. Menurutnya, menunggu momen yang pas dan perlu ada kajian lagi, apalagi saat ini belum mencapai kuota.

Baca Juga :  Penyaluran BLT Buruh Pabrik Rokok capai 94,36 persen

“Saya sudah bertanya kepada Dinas Perdagangan terkait PKL suvenir yang nantinya berjualan di City Walk. Ini tidak mudah, karena kondisi berjualan pagi jadi harus mensinkronkan dengan lalu lintas, sehingga melibatkan Dinas Berhubungan (Dishub), nanti akan dibahas lagi bersama,” jelasnya.

Hartopo menyakini kalau PKL suvenir City Walk tetap berjalan. Sudah ada rancangan sebelumnya, tinggal nanti dibahas lagi dan dulu belum sampai tahap pembagian lapak, yang sudah berjalan baru PKL malam hari.

“Atribut sebenarnya sudah siap, seperti tenda untuk PKL, namun karena kondisi yang masih belum memungkinkan maka ditunda sampai sekarang. Saya juga tidak mau terburu-buru, sehingga banyak masyarakat yang mengeluh, butuh analisa yang tepat untuk PKL suvenir City Walk yang ada di Jalan Sunan Kudus sisi Timur,” ungkapnya. (san/mal)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/