alexametrics
29.2 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Modus Baru Sembunyikan Rokok Ilegal Senilai Rp 1 Miliar di Tumpukan Mie

KUDUS – Tim Gabungan Bea Cukai Kudus, Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Jawa Tengah, dan Bea Cukai Tegal berhasil mengagalkan pengiriman rokok ilegal. Ada modus baru, yakni menyembunyikan rokok ilegal senilai Rp 1 miliar di bawah tumpukan mie kering.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayan Bea Cukai (KPBBC) Tipe Madya Kudus Dwi Prasetyo Rini menyatakan, pengiriman rokok ilegal itu digagalkan di Jalan Raya Subah, Batang. Sebelumnya tim gabungan pada Sabtu (5/2) dini hari memperoleh informasi tentang adanya truk bermuatan rokok ilegal dari Jepara. Tim menindaklanjuti informasi dengan menyisir dari Jepara berlanjut ke jalur pantura. Penyisiran berlanjut pukul 05.30. Tim berhasil menemukan truk dengan ciri-ciri sesuai yang diinformasikan. Truk tersebut sedang melaju di jalan raya Subah Batang.

“Lalu kami (Tim,Red) segera menghentikan truk dan menindak,” katanya.


Dari hasil pemeriksaan ditemukan 59 karung rokok ilegal dalam kemasan siap edar. Rokok itu tanpa dilekati pita cukai.

Total ditemukan sebanyak 952.000 batang rokok illegal jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM), dengan perkiraan nilai besarannya Rp SKM) Rp 1.085.280.000. Dengan potensi penerimaan negara sebesar Rp 727.080.480.

Baca Juga :  Disdikpora Kudus Gelar Pelatihan Tata Rias Pengantin buat Pemuda

“Dari informasi sopir (WA), rokok diperoleh dari MR yang beralamat di Desa Kalipucang Wetan, Welahan Jepara,” ungkapnya.

Atas informasi tersebut, tim menuju tempat tersebut dan mendapati MR sedang berada dalam rumah. Dari hasil penggerebakan tersebut, Bea Cukai Kudus mengamankan MR beserta satu Karton berisi rokok batangan yang belum dikemas. Jumlah rokok yang disita sebanyak 9 ribu batang dengan perkiraan nilai barang Rp 10.260.000. Sedangkan potensi penerimaan negara Rp 6.873.660.

“Seluruh rokok ilegal, penyedia barang MR berseta sopir beri isial WA, dan truk dibawa ke Bea Cukai Kudus. Tim akan melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Rini mengimbau, agar pengusaha rokok mengikuti aturan tentang cukai yang berlaku. Rokok harus dilekati pita cukai yang asli dan aturan lainnya. Jika hal itu dilanggarkan sanksi denda maupun pidana sesuai aturan yang berlaku. (mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Tim Gabungan Bea Cukai Kudus, Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Jawa Tengah, dan Bea Cukai Tegal berhasil mengagalkan pengiriman rokok ilegal. Ada modus baru, yakni menyembunyikan rokok ilegal senilai Rp 1 miliar di bawah tumpukan mie kering.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayan Bea Cukai (KPBBC) Tipe Madya Kudus Dwi Prasetyo Rini menyatakan, pengiriman rokok ilegal itu digagalkan di Jalan Raya Subah, Batang. Sebelumnya tim gabungan pada Sabtu (5/2) dini hari memperoleh informasi tentang adanya truk bermuatan rokok ilegal dari Jepara. Tim menindaklanjuti informasi dengan menyisir dari Jepara berlanjut ke jalur pantura. Penyisiran berlanjut pukul 05.30. Tim berhasil menemukan truk dengan ciri-ciri sesuai yang diinformasikan. Truk tersebut sedang melaju di jalan raya Subah Batang.

“Lalu kami (Tim,Red) segera menghentikan truk dan menindak,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan 59 karung rokok ilegal dalam kemasan siap edar. Rokok itu tanpa dilekati pita cukai.

Total ditemukan sebanyak 952.000 batang rokok illegal jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM), dengan perkiraan nilai besarannya Rp SKM) Rp 1.085.280.000. Dengan potensi penerimaan negara sebesar Rp 727.080.480.

Baca Juga :  Buka Pameran Kaligrafi Karya Siswa, Bupati Kudus Hartopo Bagi-bagi Uang Pulsa

“Dari informasi sopir (WA), rokok diperoleh dari MR yang beralamat di Desa Kalipucang Wetan, Welahan Jepara,” ungkapnya.

Atas informasi tersebut, tim menuju tempat tersebut dan mendapati MR sedang berada dalam rumah. Dari hasil penggerebakan tersebut, Bea Cukai Kudus mengamankan MR beserta satu Karton berisi rokok batangan yang belum dikemas. Jumlah rokok yang disita sebanyak 9 ribu batang dengan perkiraan nilai barang Rp 10.260.000. Sedangkan potensi penerimaan negara Rp 6.873.660.

“Seluruh rokok ilegal, penyedia barang MR berseta sopir beri isial WA, dan truk dibawa ke Bea Cukai Kudus. Tim akan melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Rini mengimbau, agar pengusaha rokok mengikuti aturan tentang cukai yang berlaku. Rokok harus dilekati pita cukai yang asli dan aturan lainnya. Jika hal itu dilanggarkan sanksi denda maupun pidana sesuai aturan yang berlaku. (mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/