alexametrics
25.6 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Main di Taman, Pria di Kudus Dibacok Begal, Tangannya Putus

KUDUS – Muchammad Indra Setiawan (23), warga Kudus jadi korban pembegalan. Kejadian itu terjadi di Taman Bumi Wangi Desa/Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus pada Kamis (6/1) pukul 02.00 WIB. Pelaku tak segan membacok tangan korban hingga putus.

Saat wartawan Jawa Pos Radar Kudus mengunjungi tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 09.00 kemarin, bertemu dengan salah satu saksi, Maslikan, 55. Dia warga Dukuh Bareng, Desa Hadipolo, Jekulo, Kudus, berprofesi sebagai juru parkir di Taman Bumi Wangi.

BACA JUGA: Kronologi Kasus Begal Bacok Korban di Kudus Gegerkan Warga


Maslikan kemudian menunjukkan lokasi kejadian. Pembegalan berada di ujung timur Taman Bumi Wangi tepat di pinggir jalan raya. Di situ terlihat darah korban yang berceceran dan sudah mengering. Tak cuma di lokasi pembacokan, tetesan darah itu sampai bagian dalam taman. Itu karena korban sempat mencari bantuan dan akhirnya ketemu Maslikan.

Menurutnya, korban semula melintas di Jalan Kudus-Pati setelah pulang dari tempat kerja. Sesampainya di depan Taman Bumi Wangi, korban dihadang dan dihampiri empat pelaku menggunakan dua kendaraan. Dua pelaku berpura-pura mengajak ngobrol korban yang bernama Muchammad Indra Setiawan (23), warga RT 4/RW 3, Desa/Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

Baca Juga :  Keluarga Korban Pembacokan Begal di Kudus Minta Polisi Tangkap Pelaku

BACA JUGA: Sambil Memegang Tangannya yang Putus Korban Pembacokan Minta Tolong Warga

”Setelah mengobrol, pelaku tiba-tiba meminta hape korban. ’Hapenya mana, hapenya mana,’ bilang begitu pelakunya. Saya dengar itu, kemudian coba menengok. Soalnya posisi saya dari kejauhan,” ujarnya.

Dia yang melihat kejadian itu seorang diri tidak berani mendekat. Terlebih, menurutnya korban ditutup mulutnya, sehingga tidak bisa berteriak meminta bantuan, meskipun lokasi kejadian persis di tepi jalan.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma melalui Kasatreskrim Polres Kudus AKP Agustinus David menyebut, pelaku berjumlah empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor.

“Korban sebelumnya hendak jalan-jalan. Sampai di TKP, di Taman Bumi Wangi korban didatangi empat orang tak dikenal yang naik dua sepeda motor,” ujarnya.






Reporter: Eko Santoso

KUDUS – Muchammad Indra Setiawan (23), warga Kudus jadi korban pembegalan. Kejadian itu terjadi di Taman Bumi Wangi Desa/Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus pada Kamis (6/1) pukul 02.00 WIB. Pelaku tak segan membacok tangan korban hingga putus.

Saat wartawan Jawa Pos Radar Kudus mengunjungi tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 09.00 kemarin, bertemu dengan salah satu saksi, Maslikan, 55. Dia warga Dukuh Bareng, Desa Hadipolo, Jekulo, Kudus, berprofesi sebagai juru parkir di Taman Bumi Wangi.

BACA JUGA: Kronologi Kasus Begal Bacok Korban di Kudus Gegerkan Warga

Maslikan kemudian menunjukkan lokasi kejadian. Pembegalan berada di ujung timur Taman Bumi Wangi tepat di pinggir jalan raya. Di situ terlihat darah korban yang berceceran dan sudah mengering. Tak cuma di lokasi pembacokan, tetesan darah itu sampai bagian dalam taman. Itu karena korban sempat mencari bantuan dan akhirnya ketemu Maslikan.

Menurutnya, korban semula melintas di Jalan Kudus-Pati setelah pulang dari tempat kerja. Sesampainya di depan Taman Bumi Wangi, korban dihadang dan dihampiri empat pelaku menggunakan dua kendaraan. Dua pelaku berpura-pura mengajak ngobrol korban yang bernama Muchammad Indra Setiawan (23), warga RT 4/RW 3, Desa/Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

Baca Juga :  Dewan Minta Eksekutif segera Bentuk Aturan Pendukung untuk Lindungi Warga

BACA JUGA: Sambil Memegang Tangannya yang Putus Korban Pembacokan Minta Tolong Warga

”Setelah mengobrol, pelaku tiba-tiba meminta hape korban. ’Hapenya mana, hapenya mana,’ bilang begitu pelakunya. Saya dengar itu, kemudian coba menengok. Soalnya posisi saya dari kejauhan,” ujarnya.

Dia yang melihat kejadian itu seorang diri tidak berani mendekat. Terlebih, menurutnya korban ditutup mulutnya, sehingga tidak bisa berteriak meminta bantuan, meskipun lokasi kejadian persis di tepi jalan.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma melalui Kasatreskrim Polres Kudus AKP Agustinus David menyebut, pelaku berjumlah empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor.

“Korban sebelumnya hendak jalan-jalan. Sampai di TKP, di Taman Bumi Wangi korban didatangi empat orang tak dikenal yang naik dua sepeda motor,” ujarnya.






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru

/