alexametrics
26.5 C
Kudus
Tuesday, May 17, 2022

Mahasiswa UMK Terima Beasiswa dan Bantuan UKT

KUDUS – Sebanyak 566 mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) mendapatkan bantuan uang kuliah tunggal (UKT) dan beasiswa. Ada dua beasiswa yakni beasiswa Bank Indonesia dan beasiswa prestasi dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Rektor UMK Prof. Darsono mengatakan, sebanyak 34 persen anak bangsa yang bisa merasakan pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, Banyak yang tidak memiliki kesempatan belajar di perguruan tinggi.

“Ini sebuah kemewahan yang harus di syukuri,” katanya saat pemberian beasiswa bantuan UKT, BI dan PLN di Ruang Seminar Lantai IV Gedung Rektorat UMK Kamis (6/1).


Terlebih bagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa harus lebih bersyukur. Salah satu caranya dengan terus berjuang dan belajar dengan baik.

Kemarin, bantuan dan beasiswa yang diberikan yakni bantuan UKT sebanyak 501 mahasiswa, masing-masing mendapatkan uang Rp 2,4 juta per semester. Kemudian, beasiswa Bank Indonesia sebanyak 50 orang, masing-masing mendapatkan Rp 12 juta selama satu tahun. Beasiswa dari PLN diberikan kepada 15 mahasiswa, per orang mendapatkan Rp 4 juta.

“Beasiswa ini tentu harus bisa memotivasi mahasiswa untuk meningkatkan semangat belajarnya,” terangnya.

Baca Juga :  Antisipasi Wabah PMK Hewan Ternak dari Jatim, Dinas Peternakan Kudus Lakukan Hal Ini

Darsono mengingatkan, ketika mahasiswa merasa malas, maka harus mengingat kondisi saat ini, bahkan tidak semua anak bangsa bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Selain itu, tidak semua mahasiswa beruntung, bisa mendapatkan beasiswa.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbudristek, Bank Indonesia dan PLN yang sudah mempercayakan program beasiswanya kepada UMK. Apalagi, dari Kemendikbudristek yang memberikan kuota hingga 501 untuk beasiswa bantuan UKT.

Jumlah tersebut terbilang besar, perguruan tinggi yang dua atau tiga kali lipat besarnya dari UMK, belum tentu mendapatkan kuota hingga 500 mahasiswa untuk beasiswa bantuan UKT. Ini kesempatan mahasiswa mengembangkan diri, baik lewat jalur penalaran, minat bakat, prestasi atau berorganisasi.

Penerima beasiswa PLN Bagas Kuncoro Putra mengatakan bersyukur mendapatkan beasiswa PLN. Dalam prosesnya, ada sekitar 90 mahasiswa yang mendaftar untuk mendapatkan beasiswa PLN.

“Saya harap dengan diterimanya beasiswa ini dapat menambah soft skill dan hard skill saya, bisa bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan PLN dan mahasiswa penerima beasiswa,” imbuhnya. (mal)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Sebanyak 566 mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) mendapatkan bantuan uang kuliah tunggal (UKT) dan beasiswa. Ada dua beasiswa yakni beasiswa Bank Indonesia dan beasiswa prestasi dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Rektor UMK Prof. Darsono mengatakan, sebanyak 34 persen anak bangsa yang bisa merasakan pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, Banyak yang tidak memiliki kesempatan belajar di perguruan tinggi.

“Ini sebuah kemewahan yang harus di syukuri,” katanya saat pemberian beasiswa bantuan UKT, BI dan PLN di Ruang Seminar Lantai IV Gedung Rektorat UMK Kamis (6/1).

Terlebih bagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa harus lebih bersyukur. Salah satu caranya dengan terus berjuang dan belajar dengan baik.

Kemarin, bantuan dan beasiswa yang diberikan yakni bantuan UKT sebanyak 501 mahasiswa, masing-masing mendapatkan uang Rp 2,4 juta per semester. Kemudian, beasiswa Bank Indonesia sebanyak 50 orang, masing-masing mendapatkan Rp 12 juta selama satu tahun. Beasiswa dari PLN diberikan kepada 15 mahasiswa, per orang mendapatkan Rp 4 juta.

“Beasiswa ini tentu harus bisa memotivasi mahasiswa untuk meningkatkan semangat belajarnya,” terangnya.

Baca Juga :  Hujan Lebat Berjam-jam, Sejumlah Wilayah di Kudus Terendam Banjir

Darsono mengingatkan, ketika mahasiswa merasa malas, maka harus mengingat kondisi saat ini, bahkan tidak semua anak bangsa bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Selain itu, tidak semua mahasiswa beruntung, bisa mendapatkan beasiswa.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbudristek, Bank Indonesia dan PLN yang sudah mempercayakan program beasiswanya kepada UMK. Apalagi, dari Kemendikbudristek yang memberikan kuota hingga 501 untuk beasiswa bantuan UKT.

Jumlah tersebut terbilang besar, perguruan tinggi yang dua atau tiga kali lipat besarnya dari UMK, belum tentu mendapatkan kuota hingga 500 mahasiswa untuk beasiswa bantuan UKT. Ini kesempatan mahasiswa mengembangkan diri, baik lewat jalur penalaran, minat bakat, prestasi atau berorganisasi.

Penerima beasiswa PLN Bagas Kuncoro Putra mengatakan bersyukur mendapatkan beasiswa PLN. Dalam prosesnya, ada sekitar 90 mahasiswa yang mendaftar untuk mendapatkan beasiswa PLN.

“Saya harap dengan diterimanya beasiswa ini dapat menambah soft skill dan hard skill saya, bisa bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan PLN dan mahasiswa penerima beasiswa,” imbuhnya. (mal)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/