alexametrics
32 C
Kudus
Monday, August 1, 2022

Pelajar Islam Indonesia Belajar Literasi di Kudus

KUDUS – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus menggelar pelatihan untuk Pelajar Islam Indonesia (PII) dari Kudus, Jepara, Solo, Klaten, Pati dan Rembang. Kegiatan diselenggarakan mulai Kamis (30/7) hingga Jumat (8/7).

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada mengatakan, kegiatan ini dibuka Senin (4/7) di SDIT Umar Bin Khotob. Acara dihadiri juga oleh PII Jawa Tengah.

Dia mengatakan, pelatihan ini penting untuk para pelajar Islam. Sebab menyampaikan tentang pentingnya literasi. “Jadi, mereka jangan sampai gegabah dalam menerima pemberitaan baik di media sosial, media online dan lainnya. Literasi tidak hanya membaca. Tetapi harus tahu kebenarannya,” ungkapnya.


Dia menerangkan, pelajar sekarang lebih tertarik dengan dunia digitalisasi. Jadi, perlu diberi pengetahuan luas tentang berita-berita yang benar dan hoaks. Apalagi, isu-isu yang menyinggung tentang agama ini sangat berbahaya.

Baca Juga :  Pembangunan WTP Air Baku di Bendungan Logung Kudus Ditunda

Kabid Kepemudaan Arini Budi Utami mengatakan, selama ini PII dianggap belum terdaftar dalam organisasi, tetapi kiprahnya di masyarakat PII ini sudah dikenal dan banyak melakukan kegiatan. Untuk itu, Disdikpora menggandeng PII untuk dimasukkan dalam organisasi kepemudaan.

“Pelatihan ini kami mengambil tema pentingnya literasi bagi pelajar di era disrupsi 5.0,” terangnya.

Dia juga menyampaikan, salah satu bentuk perubahan tersebut yaitu society 5.0. Artinya dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfatkan berbagai inovasi.

Lanjut Arini, di sinilah pendidikan memiliki peran yang penting dalam perkembangan di era society 5.0. Yakni untuk memajukan kualitas sumber daya manusia. Selain pendidikan, beberapa elemen dan pemangku kepentingan lain, seperti pemerintah, organisasi masyarakat juga turut andil. (san/mal)






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus menggelar pelatihan untuk Pelajar Islam Indonesia (PII) dari Kudus, Jepara, Solo, Klaten, Pati dan Rembang. Kegiatan diselenggarakan mulai Kamis (30/7) hingga Jumat (8/7).

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada mengatakan, kegiatan ini dibuka Senin (4/7) di SDIT Umar Bin Khotob. Acara dihadiri juga oleh PII Jawa Tengah.

Dia mengatakan, pelatihan ini penting untuk para pelajar Islam. Sebab menyampaikan tentang pentingnya literasi. “Jadi, mereka jangan sampai gegabah dalam menerima pemberitaan baik di media sosial, media online dan lainnya. Literasi tidak hanya membaca. Tetapi harus tahu kebenarannya,” ungkapnya.

Dia menerangkan, pelajar sekarang lebih tertarik dengan dunia digitalisasi. Jadi, perlu diberi pengetahuan luas tentang berita-berita yang benar dan hoaks. Apalagi, isu-isu yang menyinggung tentang agama ini sangat berbahaya.

Baca Juga :  Geruduk KSP GMG Kudus, Ratusan Nasabah Pertanyakan Dana Simpanan

Kabid Kepemudaan Arini Budi Utami mengatakan, selama ini PII dianggap belum terdaftar dalam organisasi, tetapi kiprahnya di masyarakat PII ini sudah dikenal dan banyak melakukan kegiatan. Untuk itu, Disdikpora menggandeng PII untuk dimasukkan dalam organisasi kepemudaan.

“Pelatihan ini kami mengambil tema pentingnya literasi bagi pelajar di era disrupsi 5.0,” terangnya.

Dia juga menyampaikan, salah satu bentuk perubahan tersebut yaitu society 5.0. Artinya dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfatkan berbagai inovasi.

Lanjut Arini, di sinilah pendidikan memiliki peran yang penting dalam perkembangan di era society 5.0. Yakni untuk memajukan kualitas sumber daya manusia. Selain pendidikan, beberapa elemen dan pemangku kepentingan lain, seperti pemerintah, organisasi masyarakat juga turut andil. (san/mal)






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/