alexametrics
25.2 C
Kudus
Saturday, July 23, 2022

Unik dan Menarik, Warga Kudus Ini Sulap Karung Goni Jadi Beragam Kerajinan

KUDUS – Karung goni sering dijumpai untuk menyimpan biji-bijian, beras, maupun hasil panen lainnya. Namun, kain dari bahan serat rosela tersebut ternyata juga bisa dijadikan beragam kerajinan yang unik dan menarik. Bahkan, kerajinan dari bahan goni itu mampu  mempunyai nilai dengan harga yang tinggi.

Sama halnya kerajinan tangan yang dibuat oleh Sashie Wulandari, perempuan asal Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu membuat beragam kerajinan cantik dari kain goni dengan nilai yang berkelas.


“Saya mulai memanfaatkan perca goni sejak 2019, saat itu dapat bekas sisa bahan pembuatan peci goni dari teman saya,” ungkapnya.

Beragam kerajinan dari goni yang ia buat di antaranya sarung bantal, bros, tempat tisu, tas, pouch, hiasan dinding, bunga hias, topi, tatakan piring, dan pigura. “Kerajinan dari perca goni ini menurut saya lebih estetik, unik, cantik dan menarik. Apalagi warna memang didominasi coklat muda dan tua, cocok digunakan hiasan bagi penyuka nuansa ruangan klasik vintage,” katanya.

Baca Juga :  Modus Pinjam Korek, Begal di Kudus Berhasil Gasak HP dan Bacok Korban
MENARIK: Hasil kerajinan dari karung goni disulap menjadi arung bantal, bros, tempat tisu, tas, pouch, hiasan dinding, bunga hias, topi, tatakan piring, dan pigura. (ARIKA KHOIRIYA/RADAR KUDUS)

Karung goni yang terbuat dari bahan serat rosela tersebut terbilang kuat karena ditenun bahan dasar serat yang tebal yang tidak mudah putus. “Bahannya juga enteng dan tidak berat. Perawatannya pun mudah, yang penting jangan dicuci,” terangnya.

Supaya produk tambah kelihatan menarik dan unik, ia tidak serta merta hanya menggunakan perca goni. Namun, ia juga menambahkan aksesori lainnya seperti renda sebagai penunjang tampilan produk kerajinannya.

Semua kerajinan itu, ia patok dengan harga dari Rp 5 ribu hingga Rp 200 ribu. Selain sibuk membuat kerajinan perca, perempuan yang bercita-cita ingin mempunyai galeri craft sendiri itu juga sering membagikan ilmunya dalam berbagai acara pelatihan kerajinan. Salah satunya ia sering mengadakan pelatihan di Kudus Rabbit Park.

“Jika ada yang ingin order bisa segera menghubungi WhatsApp 085640105451, atau langsung klik bit.ly/SashieCraft melalui Instagram @sashiecraft_kudus,” tambahnya. (adv)

KUDUS – Karung goni sering dijumpai untuk menyimpan biji-bijian, beras, maupun hasil panen lainnya. Namun, kain dari bahan serat rosela tersebut ternyata juga bisa dijadikan beragam kerajinan yang unik dan menarik. Bahkan, kerajinan dari bahan goni itu mampu  mempunyai nilai dengan harga yang tinggi.

Sama halnya kerajinan tangan yang dibuat oleh Sashie Wulandari, perempuan asal Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu membuat beragam kerajinan cantik dari kain goni dengan nilai yang berkelas.

“Saya mulai memanfaatkan perca goni sejak 2019, saat itu dapat bekas sisa bahan pembuatan peci goni dari teman saya,” ungkapnya.

Beragam kerajinan dari goni yang ia buat di antaranya sarung bantal, bros, tempat tisu, tas, pouch, hiasan dinding, bunga hias, topi, tatakan piring, dan pigura. “Kerajinan dari perca goni ini menurut saya lebih estetik, unik, cantik dan menarik. Apalagi warna memang didominasi coklat muda dan tua, cocok digunakan hiasan bagi penyuka nuansa ruangan klasik vintage,” katanya.

Baca Juga :  Tak Lampaui Target Vaksin, Bupati Kudus bakal Tahan Dana Desa
MENARIK: Hasil kerajinan dari karung goni disulap menjadi arung bantal, bros, tempat tisu, tas, pouch, hiasan dinding, bunga hias, topi, tatakan piring, dan pigura. (ARIKA KHOIRIYA/RADAR KUDUS)

Karung goni yang terbuat dari bahan serat rosela tersebut terbilang kuat karena ditenun bahan dasar serat yang tebal yang tidak mudah putus. “Bahannya juga enteng dan tidak berat. Perawatannya pun mudah, yang penting jangan dicuci,” terangnya.

Supaya produk tambah kelihatan menarik dan unik, ia tidak serta merta hanya menggunakan perca goni. Namun, ia juga menambahkan aksesori lainnya seperti renda sebagai penunjang tampilan produk kerajinannya.

Semua kerajinan itu, ia patok dengan harga dari Rp 5 ribu hingga Rp 200 ribu. Selain sibuk membuat kerajinan perca, perempuan yang bercita-cita ingin mempunyai galeri craft sendiri itu juga sering membagikan ilmunya dalam berbagai acara pelatihan kerajinan. Salah satunya ia sering mengadakan pelatihan di Kudus Rabbit Park.

“Jika ada yang ingin order bisa segera menghubungi WhatsApp 085640105451, atau langsung klik bit.ly/SashieCraft melalui Instagram @sashiecraft_kudus,” tambahnya. (adv)


Most Read

Artikel Terbaru

/