alexametrics
32 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Transaksi di Balai Jagong, Polisi Bekuk Pengedar Pil Koplo Asal Jepara dan Amankan Ribuan Ekstasi

KUDUS – Satrenarkoba Polres Kudus membekuk Adnan Zain, 26, pengedar ribuan pil koplo warga Kabupaten Jepara di Kawasan Balai Jagong, Kudus. Bahkan, penangkapan itu terjadi ketika ia sedang bertransaksi di belakang papan panjat tebing pada Rabu (29/6) sekitar pukul 15.45.

Baca Juga : Diduga Dipicu Masalah Keluarga, Pria di Jepara Ini Rela Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Kasat Narkoba Polres Kudus, Iptu Yosua Farin Setiawan menjelaskan, semula penangkapan bandar tersebut diperoleh dari laporan masyarakat. Ketika di lapangan tim Satrenarkorba mempergoki pelaku sedang bertransaksi dengan seorang perempuan. Keduanya, kemudian diamankan oleh polisi.


Tak hanya itu, polisi kemudian menggeledah pakaian pengedar saat bertransaksi. Dan ditemukan 20 butir obat berwarna kuning berlogo MF dan 10 butir obat bermerek Trihexyphenidly.

“Kami juga mengamankan uang Rp 150 ribu, diduga uang tersebut merupakan dari hasil penjualan pil. Kami juga mengamankan satu unit sepeda motor dan hand phone,” jelasnya.

Baca Juga :  Alasan Polres Kudus Belum Tetapkan Tersangka Kisruh Pilkades Undaan Lor

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi kemudian meneruskan penyelidikan ke rumah pelaku di Jepara. Hasilnya, ditemukan pula 785 butir obat warna kuning berlogo MF, 90 butir obat Trihexyphenidly, dan 50 butir tramadol.

“Dari keterangan pelaku, obat diperoleh dari belanja online kemudian obat tersebut akan dijual lagi,” katanya.

Obat tersebut tidak memiliki izin edar, tidak standar, dan persyaratan keamanan. Saat ini barang bukti tersebut tengah diamankan polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (gal/khim)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Satrenarkoba Polres Kudus membekuk Adnan Zain, 26, pengedar ribuan pil koplo warga Kabupaten Jepara di Kawasan Balai Jagong, Kudus. Bahkan, penangkapan itu terjadi ketika ia sedang bertransaksi di belakang papan panjat tebing pada Rabu (29/6) sekitar pukul 15.45.

Baca Juga : Diduga Dipicu Masalah Keluarga, Pria di Jepara Ini Rela Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Kasat Narkoba Polres Kudus, Iptu Yosua Farin Setiawan menjelaskan, semula penangkapan bandar tersebut diperoleh dari laporan masyarakat. Ketika di lapangan tim Satrenarkorba mempergoki pelaku sedang bertransaksi dengan seorang perempuan. Keduanya, kemudian diamankan oleh polisi.

Tak hanya itu, polisi kemudian menggeledah pakaian pengedar saat bertransaksi. Dan ditemukan 20 butir obat berwarna kuning berlogo MF dan 10 butir obat bermerek Trihexyphenidly.

“Kami juga mengamankan uang Rp 150 ribu, diduga uang tersebut merupakan dari hasil penjualan pil. Kami juga mengamankan satu unit sepeda motor dan hand phone,” jelasnya.

Baca Juga :  Pembangunan Masjid SMP Tahfidh Ma'had Yasin Dimulai Peletakan Batu Pertama

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi kemudian meneruskan penyelidikan ke rumah pelaku di Jepara. Hasilnya, ditemukan pula 785 butir obat warna kuning berlogo MF, 90 butir obat Trihexyphenidly, dan 50 butir tramadol.

“Dari keterangan pelaku, obat diperoleh dari belanja online kemudian obat tersebut akan dijual lagi,” katanya.

Obat tersebut tidak memiliki izin edar, tidak standar, dan persyaratan keamanan. Saat ini barang bukti tersebut tengah diamankan polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (gal/khim)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/