alexametrics
32.6 C
Kudus
Monday, August 1, 2022

Aplikasi Siap Pandu Pemkab Kudus Diklaim Mampu Turunkan Angka Lakalantas 

KUDUS – Pemkab Kudus terus menekan angka kecelakaan. Salah satunya dengan membuat aplikasi Sistem Inspeksi Perlengkapan Jalan Terpadu (Siap Pandu) yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub).

Aplikasi tersebut telah diuji dan terpilih dalam Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diselenggarakan Kemenpan RB.

Bupati Kudus Hartopo mengapresiasi Dishub Kudusyang berupaya menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.


Dia menjelaskan aplikasi ini terbukti menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, masyarakat lebih mudah mengusulkan berbagai perlengkapan jalan. Usulan dari masyarakat meningkat 147 kali pada 2019.

“Lewat aplikasi ini masyarakat melaporkan adanya kekurangan rambu dan kerusakan jalan. Terbukti, usulan yang masuk meningkat,” katanya.

Lebih lanjut, aplikasi Siap Pandu merupakan penyempurnaan dari Sistem Informasi Geografis Perlengkapakan Jalan (Sigerakjalan). Perbedaannya, aplikasi Siap Pandu lebih detail dan terintegrasi.

“Kelebihan lainnya yakni validasi oleh petugas lebih mudah, sehingga masyarakat dan petugas sama-sama diuntungkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jual Pertalite Pakai Jeriken, SPBU Matahari Kudus Disanksi Pertamina Tak Dijatah Pertalite 2 Pekan

Inovator sekaligus Kasi Sarana dan Prasarana LLAJ Dinas Perhubungan Nanang Ary Wibowo menyampaikan aplikasi Siap Pandu dianggap menguntungkan masyarakat. Dinas Perhubungan dapat mengakomodasi usulan masyarakat. Nantinya ditindaklanjuti dengan menganggarkan perlengkapan jalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Aplikasi Siap Pandu bermanfaat baik dari segi guna dan administrasi. Masyarakat mendapatkan manfaat perlengkapan jalan yang tepat guna. Realisasi anggaran kami juga tepat sasaran,” terangnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kudus Catur Sulistiyanto menerangkan Aplikasi Siap Pandu memberikan panduan agar perlengkapan jalan dan penganggaran tepat sasaran bagi masyarakat. Pihaknya akan terus menyosialisasikan aplikasi Siap Pandu agar partisipasi masyarakat terus meningkat.

“Betul, kami akan terus sosialisasi agar masyakarat memanfaatkan aplikasi Siap Pandu secara optimal,” katanya. (gal/mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Pemkab Kudus terus menekan angka kecelakaan. Salah satunya dengan membuat aplikasi Sistem Inspeksi Perlengkapan Jalan Terpadu (Siap Pandu) yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub).

Aplikasi tersebut telah diuji dan terpilih dalam Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diselenggarakan Kemenpan RB.

Bupati Kudus Hartopo mengapresiasi Dishub Kudusyang berupaya menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

Dia menjelaskan aplikasi ini terbukti menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, masyarakat lebih mudah mengusulkan berbagai perlengkapan jalan. Usulan dari masyarakat meningkat 147 kali pada 2019.

“Lewat aplikasi ini masyarakat melaporkan adanya kekurangan rambu dan kerusakan jalan. Terbukti, usulan yang masuk meningkat,” katanya.

Lebih lanjut, aplikasi Siap Pandu merupakan penyempurnaan dari Sistem Informasi Geografis Perlengkapakan Jalan (Sigerakjalan). Perbedaannya, aplikasi Siap Pandu lebih detail dan terintegrasi.

“Kelebihan lainnya yakni validasi oleh petugas lebih mudah, sehingga masyarakat dan petugas sama-sama diuntungkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wisuda ke-68, Rektor UMK Tekankan Empat Pilar

Inovator sekaligus Kasi Sarana dan Prasarana LLAJ Dinas Perhubungan Nanang Ary Wibowo menyampaikan aplikasi Siap Pandu dianggap menguntungkan masyarakat. Dinas Perhubungan dapat mengakomodasi usulan masyarakat. Nantinya ditindaklanjuti dengan menganggarkan perlengkapan jalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Aplikasi Siap Pandu bermanfaat baik dari segi guna dan administrasi. Masyarakat mendapatkan manfaat perlengkapan jalan yang tepat guna. Realisasi anggaran kami juga tepat sasaran,” terangnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kudus Catur Sulistiyanto menerangkan Aplikasi Siap Pandu memberikan panduan agar perlengkapan jalan dan penganggaran tepat sasaran bagi masyarakat. Pihaknya akan terus menyosialisasikan aplikasi Siap Pandu agar partisipasi masyarakat terus meningkat.

“Betul, kami akan terus sosialisasi agar masyakarat memanfaatkan aplikasi Siap Pandu secara optimal,” katanya. (gal/mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/