alexametrics
28 C
Kudus
Monday, July 25, 2022

Sering Terlepas dan Bahayakan Pengguna Jalan, Lampu City Walk Kudus Akhirnya Dicopot

KUDUS – Lampu melintang di kawasan City Walk Kudus dilepas Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus. Jika terpasang lampu itu membahayakan pengguna jalan. Karena bisa lampu dan kabel-kabel bisa jatuh sewaktu-waktu.

Diberitakan sebelumnya banyak lampu dan kabel di kawasan itu sering terlepas. Misalkan Maret lalu, lampu lepas berada di barat tulisan ikon city walk jalan Sunan Kudus atau berdekatan dengan Rutan Kelas II B Kudus. Kabel-kabel itu membahayakan pengguna trotoar dan jalan.


Lepasnya kabel dari tiang itu membuat lampu tersebut melintang di tengah trotoar. Meski kabel itu melintang di jalan, serat bagian luarnya masih utuh.

Kerusakan lampu di lokasi itu sebelumnya sudah hampir satu tahun lebih. Dimulai pada September 2021. Saat itu lampu dan kabel di lokasi itu diterjang hujan disertai angin. DPKPLH langsung melakukan perbaikan sementara.

Dinas itu berusaha memperbaiki secara parmanen, tapi anggaran tak ada karena refocusing Covid-19. Sehingga perbaikan lampu ditunda hingga sekarang.

Sementara itu dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini kemarin, semua lampu city walk dari Jembatan Kaligelis hingga Alun-alun Simpang Tujuh Kudus telah dilepas.

Baca Juga :  Klaim BPJAMSOSTEK Kudus Capai Rp 60,377 Miliar selama Triwulan Pertama

Menurut keterangan petugas pelepasan lampu sudah dilaksanakan sepekan. Petugas menggunakan truk sky lift untuk melepas lampu dan kabel yang melintang. Karena jarak dengan jalan cukup tinggi. Sekitar tiga sampai empat meter.

Salah satu pengguna jalan Hariyadi mendukung pelepasan itu. Menurutnya seringkali kabel dan lampu menjuntai ke jalan. Beberapa lampunya juga jatuh ke aspal.

Hal tersebut tentunya membahayakan pengguna jalan. Bahkan dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan lalu lintas.

”Malah bagus kalau (kabel dan lampu) dilepas. Kan kabelnya sering ngelewer ke jalan. Sangat membahayakan pengguna jalan,” ungkapnya.

Hal serupa dikatakan oleh Andre warga Kecamatan Bae. Menurutnya lebih baik kabel dan lampu city walk dilepas daripada nantinya memakan korban. Dia berharap kepada pemerintah segera memperbaiki ulang lampu tersebut.

”Lampunya sebelumnya tidak menyala dan kabelnya sering lepas. Jadi dicopot saja dan diperbaiki,” katanya.

DIBERESKAN: Dinas PKPLH Kudus mencopot komponen lampu dan penyangganya kemarin (GALIH ERLAMBANG W/Radar Kudus)

Sementara itu, Sekretaris Dinas PKPLH Rofiatun membenarkan jika pihaknya menyopot lampu hias di city walk. Pencopotan itu karena lampu sudah tidak menyala lagi.

Pihaknya menambahkan, saat ini belum bisa memperbaiki lampu tersebut. Sebab dinas tidak mempunyai komponen pengganti lampu itu.






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Lampu melintang di kawasan City Walk Kudus dilepas Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus. Jika terpasang lampu itu membahayakan pengguna jalan. Karena bisa lampu dan kabel-kabel bisa jatuh sewaktu-waktu.

Diberitakan sebelumnya banyak lampu dan kabel di kawasan itu sering terlepas. Misalkan Maret lalu, lampu lepas berada di barat tulisan ikon city walk jalan Sunan Kudus atau berdekatan dengan Rutan Kelas II B Kudus. Kabel-kabel itu membahayakan pengguna trotoar dan jalan.

Lepasnya kabel dari tiang itu membuat lampu tersebut melintang di tengah trotoar. Meski kabel itu melintang di jalan, serat bagian luarnya masih utuh.

Kerusakan lampu di lokasi itu sebelumnya sudah hampir satu tahun lebih. Dimulai pada September 2021. Saat itu lampu dan kabel di lokasi itu diterjang hujan disertai angin. DPKPLH langsung melakukan perbaikan sementara.

Dinas itu berusaha memperbaiki secara parmanen, tapi anggaran tak ada karena refocusing Covid-19. Sehingga perbaikan lampu ditunda hingga sekarang.

Sementara itu dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini kemarin, semua lampu city walk dari Jembatan Kaligelis hingga Alun-alun Simpang Tujuh Kudus telah dilepas.

Baca Juga :  Kurang Armada, Pemudik Terlunta-lunta hingga 10 Jam di Terminal Kudus

Menurut keterangan petugas pelepasan lampu sudah dilaksanakan sepekan. Petugas menggunakan truk sky lift untuk melepas lampu dan kabel yang melintang. Karena jarak dengan jalan cukup tinggi. Sekitar tiga sampai empat meter.

Salah satu pengguna jalan Hariyadi mendukung pelepasan itu. Menurutnya seringkali kabel dan lampu menjuntai ke jalan. Beberapa lampunya juga jatuh ke aspal.

Hal tersebut tentunya membahayakan pengguna jalan. Bahkan dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan lalu lintas.

”Malah bagus kalau (kabel dan lampu) dilepas. Kan kabelnya sering ngelewer ke jalan. Sangat membahayakan pengguna jalan,” ungkapnya.

Hal serupa dikatakan oleh Andre warga Kecamatan Bae. Menurutnya lebih baik kabel dan lampu city walk dilepas daripada nantinya memakan korban. Dia berharap kepada pemerintah segera memperbaiki ulang lampu tersebut.

”Lampunya sebelumnya tidak menyala dan kabelnya sering lepas. Jadi dicopot saja dan diperbaiki,” katanya.

DIBERESKAN: Dinas PKPLH Kudus mencopot komponen lampu dan penyangganya kemarin (GALIH ERLAMBANG W/Radar Kudus)

Sementara itu, Sekretaris Dinas PKPLH Rofiatun membenarkan jika pihaknya menyopot lampu hias di city walk. Pencopotan itu karena lampu sudah tidak menyala lagi.

Pihaknya menambahkan, saat ini belum bisa memperbaiki lampu tersebut. Sebab dinas tidak mempunyai komponen pengganti lampu itu.






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/