alexametrics
29.2 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Granit Rusak di Jalan Menara Kudus Akhirnya Diperbaiki

KUDUS – Granit rusak di kawasan Jalan Menara Kudus akhirnya diperbaiki. Perbaikan ini dilakukan berkala. Sebab setelah ada yang diperbaiki, kadang di titik lain rusak.

Dari pantauan wartawan koran ini kemarin (3/1) sekitar pukul 13.00 ada lima pekerja yang bertugas. Perbaikan tampak hati-hati mengingat ramainya lalu lalang di wilayah tersebut. Untuk itu petugas memasang drum hingga police line sebagai penanda. Tujuannya agar keramik yang baru diperbaiki tak diinjak-injak.

Salah satu pekerja Akip Dandana menyebut dia dan empat rekannya sudah dua pekan memperbaiki granit. Tak hanya menambal atau memasang kembali granit yang lepas dan rusak, tetapi mengecek granit yang sudah goyang.


“Sehari ini bawa 20 granit. Itu kami pasang ke titik-titik yang lepas,” jelasnya.

Dia mengaku, pemasangan granit tak bisa sekali. Sebab meski yang berlubang sudah dipasang, keesokan harinya granit di titik lain turut lepas, sehingga perlu pengecekan berkala.

Salah seorang pedagang di kompleks menara Kudus Pujiati mengatakan, granit lepas kerap terjadi, terutama saat musim hujan. Dia menengarai ada faktor-faktor konstruksi.

Sebab dengan model granit seperti itu aliran air saat hujan tak bisa meresap, sehingga saat ada celah sedikit, seperti satu granit yang lepas, akan mudah menjalar ke sebelahnya.

Baca Juga :  90 Persen Wisudawan MPD UMK Tembus Jurnal Internasional

“Kalau paving air masih bisa meresap. Sekarang tak ada celah buat resapan air. Maka saat hujan dan ada celah sedikit saja, air akan menumpuk di situ dan mengangkat granit-granit lain di sebelahnya, sehingga potensi lepas tinggi. Terlebih bagian bawah granit ada kontruksi beton,” katanya.

Sementara salah satu wisatawan Aska menyebut jika selain granit yang mudah lepas, kondisi licin saat musim hujan menjadi keluhan tersendiri. Akibatnya beberapa pengendara motor atau wisatawan terjatuh.

“Selain itu terkadang ada mobil yang nekat melintas. Padahal sudah jelas diberi tanda tidak boleh. Mungkin faktor ini juga yang membuat beban berlebih sehingga granit mudah lepas,” imbuhnya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus Arief Budi Siswanto memastikan perbaikan langsung dilakukan usai ada anggaran. Sementara terkait mangkraknya kerusakan karena sebelumnya tidak ada anggaran.

“Ini kami cepat merespon, sehingga langsung kami perbaiki secepatnya,” terangnya.  (mal)






Reporter: Eko Santoso

KUDUS – Granit rusak di kawasan Jalan Menara Kudus akhirnya diperbaiki. Perbaikan ini dilakukan berkala. Sebab setelah ada yang diperbaiki, kadang di titik lain rusak.

Dari pantauan wartawan koran ini kemarin (3/1) sekitar pukul 13.00 ada lima pekerja yang bertugas. Perbaikan tampak hati-hati mengingat ramainya lalu lalang di wilayah tersebut. Untuk itu petugas memasang drum hingga police line sebagai penanda. Tujuannya agar keramik yang baru diperbaiki tak diinjak-injak.

Salah satu pekerja Akip Dandana menyebut dia dan empat rekannya sudah dua pekan memperbaiki granit. Tak hanya menambal atau memasang kembali granit yang lepas dan rusak, tetapi mengecek granit yang sudah goyang.

“Sehari ini bawa 20 granit. Itu kami pasang ke titik-titik yang lepas,” jelasnya.

Dia mengaku, pemasangan granit tak bisa sekali. Sebab meski yang berlubang sudah dipasang, keesokan harinya granit di titik lain turut lepas, sehingga perlu pengecekan berkala.

Salah seorang pedagang di kompleks menara Kudus Pujiati mengatakan, granit lepas kerap terjadi, terutama saat musim hujan. Dia menengarai ada faktor-faktor konstruksi.

Sebab dengan model granit seperti itu aliran air saat hujan tak bisa meresap, sehingga saat ada celah sedikit, seperti satu granit yang lepas, akan mudah menjalar ke sebelahnya.

Baca Juga :  Insiden Pengeroyokan Antarpendukung Cakades Tak Pengaruhi Hasil Pilkades

“Kalau paving air masih bisa meresap. Sekarang tak ada celah buat resapan air. Maka saat hujan dan ada celah sedikit saja, air akan menumpuk di situ dan mengangkat granit-granit lain di sebelahnya, sehingga potensi lepas tinggi. Terlebih bagian bawah granit ada kontruksi beton,” katanya.

Sementara salah satu wisatawan Aska menyebut jika selain granit yang mudah lepas, kondisi licin saat musim hujan menjadi keluhan tersendiri. Akibatnya beberapa pengendara motor atau wisatawan terjatuh.

“Selain itu terkadang ada mobil yang nekat melintas. Padahal sudah jelas diberi tanda tidak boleh. Mungkin faktor ini juga yang membuat beban berlebih sehingga granit mudah lepas,” imbuhnya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus Arief Budi Siswanto memastikan perbaikan langsung dilakukan usai ada anggaran. Sementara terkait mangkraknya kerusakan karena sebelumnya tidak ada anggaran.

“Ini kami cepat merespon, sehingga langsung kami perbaiki secepatnya,” terangnya.  (mal)






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru

/