alexametrics
22.8 C
Kudus
Wednesday, June 29, 2022

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Suami di Kudus Tega Bacok Istrinya

KUDUS – Diduga mengalami gangguan jiwa, warga Desa Jati berinisial AF membacok istri pada (30/11) pukul 23.00. Bacokan itu mengenai tangan dan kepala korban berinisial IY yang mengakibatkan luka serius dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Pj Kepala Desa Jati Wetan Mochamad Yakub baru mengetahui kejadian itu pada pukul 24.00 setelah mendapat informasi dari pengurus BPD. Pihak BPD mendapat informasi dari kakak pelaku.

“Laporan dari anggota BPD ada penganiayaan di rumah tangga, sehingga kami langsung menuju lokasi. Mengetahui ada korban, kami langsung panggil ambulans. Karena ambulans tak kunjung tiba, kami pakai mobil Polsek Jati untuk mengantar korban ke rumah sakit,” terangnya.


Saat korban menuju ke rumah sakit itu, kakak pelaku bersama keluarga mengamankan AF. Pelaku lantas diikat di depan rumah pada sebuah tiang dengan maksud agar tak membuat masalah lagi.

Baca Juga :  Bermasalah, Dua Tower di Kudus Disegel, Satu Dibongkar

“Pagi Polsek Jati datang ke TKP dan membawa pelaku untuk dibawa ke rumah sakit jiwa,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Jati Aiptu Jansen menyebut, hingga kini pihak keluarga belum membuat laporan. Sebab dari keterangan keluarga yang bersangkutan, urusan itu hendak dibicarakan secara kekeluargaan terlebih dahulu.

“Terlebih dari keterangan keluarga pelaku, yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan. Sudah tiga kali masuk rumah sakit,” jelasnya.

Bahkan sebelum melakukan perbuatan itu, pelaku sempat minta dibawa ke rumah sakit jiwa.

“Kami memang sudah mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti. Yakni bendo yang digunakan untuk melukai korban. Termasuk mendampingi pelaku ke rumah sakit jiwa. Tetapi berhubung yang bersangkutan dalam kondisi seperti itu, tentu proses hukum tak bisa dilanjutkan. Kecuali bila dinyatakan sembuh, baru kami tindaklanjuti lagi,” tegasnya. (mal)

 






Reporter: Eko Santoso

KUDUS – Diduga mengalami gangguan jiwa, warga Desa Jati berinisial AF membacok istri pada (30/11) pukul 23.00. Bacokan itu mengenai tangan dan kepala korban berinisial IY yang mengakibatkan luka serius dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Pj Kepala Desa Jati Wetan Mochamad Yakub baru mengetahui kejadian itu pada pukul 24.00 setelah mendapat informasi dari pengurus BPD. Pihak BPD mendapat informasi dari kakak pelaku.

“Laporan dari anggota BPD ada penganiayaan di rumah tangga, sehingga kami langsung menuju lokasi. Mengetahui ada korban, kami langsung panggil ambulans. Karena ambulans tak kunjung tiba, kami pakai mobil Polsek Jati untuk mengantar korban ke rumah sakit,” terangnya.

Saat korban menuju ke rumah sakit itu, kakak pelaku bersama keluarga mengamankan AF. Pelaku lantas diikat di depan rumah pada sebuah tiang dengan maksud agar tak membuat masalah lagi.

Baca Juga :  Bermasalah, Dua Tower di Kudus Disegel, Satu Dibongkar

“Pagi Polsek Jati datang ke TKP dan membawa pelaku untuk dibawa ke rumah sakit jiwa,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Jati Aiptu Jansen menyebut, hingga kini pihak keluarga belum membuat laporan. Sebab dari keterangan keluarga yang bersangkutan, urusan itu hendak dibicarakan secara kekeluargaan terlebih dahulu.

“Terlebih dari keterangan keluarga pelaku, yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan. Sudah tiga kali masuk rumah sakit,” jelasnya.

Bahkan sebelum melakukan perbuatan itu, pelaku sempat minta dibawa ke rumah sakit jiwa.

“Kami memang sudah mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti. Yakni bendo yang digunakan untuk melukai korban. Termasuk mendampingi pelaku ke rumah sakit jiwa. Tetapi berhubung yang bersangkutan dalam kondisi seperti itu, tentu proses hukum tak bisa dilanjutkan. Kecuali bila dinyatakan sembuh, baru kami tindaklanjuti lagi,” tegasnya. (mal)

 






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru

/