alexametrics
28 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Kurangi Sampah Plastik, Warga Kudus Ini Sulap Botol Jadi Pot Estetik

KUDUS – Taufiq Noor Hidayat berhasil menyulap botol plastik bekas air mineral menjadi pot cantik dan estetik. Selain mengurangi sampah plastik, pot-pot itu bisa mempermanis tanamanmu lho.

Warga RT 1 RW 2, Kelurahan Wergu Wetan, Kota itu awalnya iseng-iseng mengisi waktu luang disela kesibukannya menjadi satpam. “Saat itu lihat beberapa referensi di YouTube. Setelah paham langsung mencoba membuat pot hias tanaman minimalis itu,” terangnya.

Dia mengaku pot hias itu berbahan dasar botol air mineral dan kardus bekas. Selain itu, juga menggunakan kawat baru berukuran 1,5 milimeter dan tali atau benang katun warna-warni.


“Penggunaan botol air mineral bekas itu, selain mudah didapatkan juga bisa mengurangi sampah plastik,” jelasnya.

Pembuatannya pun tak memerlukan proses sekitar satu jam. Botol air mineral bekas yang di potong sesuai pola dan ukuran. Kemudian, dililit menggunakan tali atau benang katun warna-warni.

Baca Juga :  Tiga Wakil Ketua Dewan Kudus Tolak Bahas APBD Perubahan Karena Telat

Selanjutnya, kardus bekas dipotong bulat dan dilapisi benang juga. Setelah itu membentuk kerangka dari kawat yang sudah dililit benang warna-warni. Setelah itu botol bekas potongan yang sudah dililit ditempel di kerangka kawat menggunakan lem lilin.

Menurutnya, pot hias tanaman minimalis itu cocok untuk digunakan tanaman plastik atau tanaman hidup yang berukuran minimalis, seperti kaktus, anggrek ukuran kecil, atau tanaman lain.

“Kemarin di kantor tempat kerja ada yang beli itu dikasih tanaman anggrek yang masih kecil ukuran lima cm,” jelasnya.

Taufiq sudah berhasil menjual beberapa pot hias yang dibuatnya. Harganya terjangkau. Hanya Rp 35 ribu dengan tinggi sekitar 40 cm.






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Taufiq Noor Hidayat berhasil menyulap botol plastik bekas air mineral menjadi pot cantik dan estetik. Selain mengurangi sampah plastik, pot-pot itu bisa mempermanis tanamanmu lho.

Warga RT 1 RW 2, Kelurahan Wergu Wetan, Kota itu awalnya iseng-iseng mengisi waktu luang disela kesibukannya menjadi satpam. “Saat itu lihat beberapa referensi di YouTube. Setelah paham langsung mencoba membuat pot hias tanaman minimalis itu,” terangnya.

Dia mengaku pot hias itu berbahan dasar botol air mineral dan kardus bekas. Selain itu, juga menggunakan kawat baru berukuran 1,5 milimeter dan tali atau benang katun warna-warni.

“Penggunaan botol air mineral bekas itu, selain mudah didapatkan juga bisa mengurangi sampah plastik,” jelasnya.

Pembuatannya pun tak memerlukan proses sekitar satu jam. Botol air mineral bekas yang di potong sesuai pola dan ukuran. Kemudian, dililit menggunakan tali atau benang katun warna-warni.

Baca Juga :  Gudang Penggiling Tebu di Kandangmas Kudus Hangus Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp 150 Juta 

Selanjutnya, kardus bekas dipotong bulat dan dilapisi benang juga. Setelah itu membentuk kerangka dari kawat yang sudah dililit benang warna-warni. Setelah itu botol bekas potongan yang sudah dililit ditempel di kerangka kawat menggunakan lem lilin.

Menurutnya, pot hias tanaman minimalis itu cocok untuk digunakan tanaman plastik atau tanaman hidup yang berukuran minimalis, seperti kaktus, anggrek ukuran kecil, atau tanaman lain.

“Kemarin di kantor tempat kerja ada yang beli itu dikasih tanaman anggrek yang masih kecil ukuran lima cm,” jelasnya.

Taufiq sudah berhasil menjual beberapa pot hias yang dibuatnya. Harganya terjangkau. Hanya Rp 35 ribu dengan tinggi sekitar 40 cm.






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/