alexametrics
30.3 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Dua Puluh Penutup Lubang Drainase City Walk Kudus Digondol Maling, Kok Bisa?

KUDUS – Sebanyak 20 Manhole cover atau penutup lubang drainase di kawasan City Walk Jalan Sunan Kudus dicuri. Pencurian tersebut terjadi setelah pengerjaan proyek trotoar rampung.

Dari pantauan lapangan, penutup drainase tersebut nampak utuh dari sepanjang Sungai Gelis hingga Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Tutup yang dicuri tersebut berwarna gelap dan bertuliskan Kudus. Letaknya berada di sisi utara jalan Sunan Kudus. Utuh karena sudah diganti pemkab.

“Kami sudah mengganti semua Manhole yang dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Arief Siswanto.
Arief menyatakan, hilangnya meanhole tersebut telah dihitung. Totalnya ada 20 unit.


Kondisi drainase yang terbuka tanpa tutup tidak bisa dibiarkan begitu saja. Akhirnya PUPR mengganti semua meanhole yang hilang. “Kalau tidak diganti (Dirawat, Red) akan membahayakan pengguna jalan yang melintas,” terangnya.

Baca Juga :  Dinas Kirim Analisis Pra-Invest Eks Gedung Ngasirah ke Pemprov, untuk Apa?

PUPR Kudus akan menindaklanjuti hilangnya meanhole dengan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Diharapkan kejadian tersebut tidak terulang kembali. Sekaligus memberikan efek jera kepada oknum yang tidak bertanggung jawab.

Arief mengimbau masyarakat diharapkan turut menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut. Sehingga tercipta kenyamanan dan keamanan saat berkunjung ke City Walk Jalan Sunan Kudus.

Diketahui City Walk Jalan Sunan Kudus dibangun dengan anggaran Rp 14,3 miliar. Panjang jalur pedestrian ini adalah 562 meter dengan lebar jalan eksisting rata-rata 22 meter.

Di samping itu, kondisi keran air yang berada di City Walk Kudus sempat pernah hilang. Trotoar yang pecah juga pernah melanda jalur pedestrian tersebut. (gal/mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Sebanyak 20 Manhole cover atau penutup lubang drainase di kawasan City Walk Jalan Sunan Kudus dicuri. Pencurian tersebut terjadi setelah pengerjaan proyek trotoar rampung.

Dari pantauan lapangan, penutup drainase tersebut nampak utuh dari sepanjang Sungai Gelis hingga Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Tutup yang dicuri tersebut berwarna gelap dan bertuliskan Kudus. Letaknya berada di sisi utara jalan Sunan Kudus. Utuh karena sudah diganti pemkab.

“Kami sudah mengganti semua Manhole yang dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Arief Siswanto.
Arief menyatakan, hilangnya meanhole tersebut telah dihitung. Totalnya ada 20 unit.

Kondisi drainase yang terbuka tanpa tutup tidak bisa dibiarkan begitu saja. Akhirnya PUPR mengganti semua meanhole yang hilang. “Kalau tidak diganti (Dirawat, Red) akan membahayakan pengguna jalan yang melintas,” terangnya.

Baca Juga :  Dinas Kirim Analisis Pra-Invest Eks Gedung Ngasirah ke Pemprov, untuk Apa?

PUPR Kudus akan menindaklanjuti hilangnya meanhole dengan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Diharapkan kejadian tersebut tidak terulang kembali. Sekaligus memberikan efek jera kepada oknum yang tidak bertanggung jawab.

Arief mengimbau masyarakat diharapkan turut menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut. Sehingga tercipta kenyamanan dan keamanan saat berkunjung ke City Walk Jalan Sunan Kudus.

Diketahui City Walk Jalan Sunan Kudus dibangun dengan anggaran Rp 14,3 miliar. Panjang jalur pedestrian ini adalah 562 meter dengan lebar jalan eksisting rata-rata 22 meter.

Di samping itu, kondisi keran air yang berada di City Walk Kudus sempat pernah hilang. Trotoar yang pecah juga pernah melanda jalur pedestrian tersebut. (gal/mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/