alexametrics
30.3 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Digelar di Tiga Kecamatan, Kudus Mulai Suntik Perdana Vaksin PMK, Ini Sasaran Utamanya

KUDUS – Penyuntikan vaksin Penyakit mulut dan kuku (PMK) pertama dilaksanakan di tiga kecamatan kemarin. Sasaran utamanya bukan sapi yang terkena PMK, tetapi sapi perah dan berusia di bawah satu tahun sekaligus kondisinya sehat.

Penyuntikan pertama ini berlangsung di peternak sapi perah Sumber Segar di Desa Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu. Ada 19 ekor sapi perah yang disuntik. Vaksinasi ini kemudian bergeser ke Kecamatan Bae dan Dawe.

Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus Agus Setiawan mengatakan vaksin diperuntukkan bagi sapi yang sehat sekaligus sapi potong.


“Yang sapi potong untuk kurban tidak kami vaksin sebab mau disembelih. Syaratnya tidak terpapar PMK,” katanya.

Saat ini Kudus mendapatkan 500 dosis vaksin untuk kerbau dan sapi. Saat ini pihaknya masih mendata lebih lanjut di seluruh kecamatan. Dijadwalkan pada hari kedua lokasi penyuntikan dilaksanakan di Kecamatan Undaan dan Bae.

Baca Juga :  Harga Tiket Bus Mudik Lebaran Melonjak, Jakarta-Kudus Capai Rp 610 Ribu

Pihaknya menargetkan, penyuntikan vaksin ini akan selesai 2 Juli mendatang. Proses penyuntikan vaksin dilakukan tiga dosis.

Secara prosedur suntikan dosis kedua dilaksanakan dua Minggu. Dosis ketiga enam Minggu setelahnya.

“Di Kudus rata-rata adalah pedagang, ketika divaksin efektivitasnya kurang. Karena sapi cepat laku terjual,” katanya.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan vaksin PMK harus menjangkau semua ternak. Jumlah peternak di Kudus saat ini ada sebanyak empat ribu-an.

“Saya harapkan ada tambahan lagi vaksinnya untuk menjangkau seluruh peternak,” katanya.

Dia mengatakan, pengawasan sapi harus mengawasi kesehatan hewannya. Jika ada yang bergejala PMK diharapkan segera melapor agar segera ditangani.

Tercatat dua ekor sapi dan kerbau mati. Hewan suspek ada 482 ekor. Hewan yang dinyatakan sembuh ada 282 ekor dan masih bergejala klinis hingga kini mencapai 137 ekor. (gal/mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Penyuntikan vaksin Penyakit mulut dan kuku (PMK) pertama dilaksanakan di tiga kecamatan kemarin. Sasaran utamanya bukan sapi yang terkena PMK, tetapi sapi perah dan berusia di bawah satu tahun sekaligus kondisinya sehat.

Penyuntikan pertama ini berlangsung di peternak sapi perah Sumber Segar di Desa Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu. Ada 19 ekor sapi perah yang disuntik. Vaksinasi ini kemudian bergeser ke Kecamatan Bae dan Dawe.

Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus Agus Setiawan mengatakan vaksin diperuntukkan bagi sapi yang sehat sekaligus sapi potong.

“Yang sapi potong untuk kurban tidak kami vaksin sebab mau disembelih. Syaratnya tidak terpapar PMK,” katanya.

Saat ini Kudus mendapatkan 500 dosis vaksin untuk kerbau dan sapi. Saat ini pihaknya masih mendata lebih lanjut di seluruh kecamatan. Dijadwalkan pada hari kedua lokasi penyuntikan dilaksanakan di Kecamatan Undaan dan Bae.

Baca Juga :  Terus Bertambah, DKK Kudus Catat 183 Kasus DBD selama Tiga Pekan

Pihaknya menargetkan, penyuntikan vaksin ini akan selesai 2 Juli mendatang. Proses penyuntikan vaksin dilakukan tiga dosis.

Secara prosedur suntikan dosis kedua dilaksanakan dua Minggu. Dosis ketiga enam Minggu setelahnya.

“Di Kudus rata-rata adalah pedagang, ketika divaksin efektivitasnya kurang. Karena sapi cepat laku terjual,” katanya.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan vaksin PMK harus menjangkau semua ternak. Jumlah peternak di Kudus saat ini ada sebanyak empat ribu-an.

“Saya harapkan ada tambahan lagi vaksinnya untuk menjangkau seluruh peternak,” katanya.

Dia mengatakan, pengawasan sapi harus mengawasi kesehatan hewannya. Jika ada yang bergejala PMK diharapkan segera melapor agar segera ditangani.

Tercatat dua ekor sapi dan kerbau mati. Hewan suspek ada 482 ekor. Hewan yang dinyatakan sembuh ada 282 ekor dan masih bergejala klinis hingga kini mencapai 137 ekor. (gal/mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/