alexametrics
25.7 C
Kudus
Tuesday, May 17, 2022

Satpol PP Kudus Ciduk Lima Belas Pasangan Tanpa Status di Hotel

KUDUS – Jelang tahun baru, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus gelar operasi penyakit masyarakat (Pekat). Hasilnya, belasan pasangan muda-mudi tanpa status pernikahan terjaring.

Kepala Satpol PP Kudus Kholid Seif menjelaskan Operasi Pekat itu demi menegakkan Perda Nomor 14 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Tibum Transmas dan Linmas oleh  Satpol PP Kudus. Operasi itu menyasar beberapa hotel yabg ada di Kudus.

Selain personel Satpol PP turut terlibat petugas dari Kejaksaan Negeri  Kudus, Polres Kudus dan Kodim 0722 Kudus.


“Dalam operasi itu terjaring sebanyak 15 pasangan dan dua orang lainnya yang menunggu pasangannya. Semua yang terjaring tersebut kemudian kami bawa ke Kantor Satpol PP dan dilakukan pembinaan,” terangnya.

Baca Juga :  Bruk! Pohon Pete Lapuk Timpa Dua Rumah Warga Kudus

Setelah dibina, selanjutnya pasangan itu disuruh membuat pernyataan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Dan apabila dikemudian hari pasangan muda-mudi itu kembali terjaring operasi, maka bakal diproses secara hukum.

“Sedangkan untuk pemilik atau pengelola hotel tempat pasangan muda-mudi tersebut terjaring  akan kami lakukan pembinaan tersendiri,” imbuhnya.

Pembinaan dilakukan karena pemberian izin terhadap pasangan bukan muhrim bagian dari pelanggaran Perda.

“Penindakan kepada pihak hotel akan kami lakukan secara bertahap. Mulai dari klarifikasi dan imbauan. Bila membandel bisa dikenakan sanksi sesuai Perda No. 14 Tahun 2020,” tegasnya. (mal)






Reporter: Eko Santoso

KUDUS – Jelang tahun baru, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus gelar operasi penyakit masyarakat (Pekat). Hasilnya, belasan pasangan muda-mudi tanpa status pernikahan terjaring.

Kepala Satpol PP Kudus Kholid Seif menjelaskan Operasi Pekat itu demi menegakkan Perda Nomor 14 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Tibum Transmas dan Linmas oleh  Satpol PP Kudus. Operasi itu menyasar beberapa hotel yabg ada di Kudus.

Selain personel Satpol PP turut terlibat petugas dari Kejaksaan Negeri  Kudus, Polres Kudus dan Kodim 0722 Kudus.

“Dalam operasi itu terjaring sebanyak 15 pasangan dan dua orang lainnya yang menunggu pasangannya. Semua yang terjaring tersebut kemudian kami bawa ke Kantor Satpol PP dan dilakukan pembinaan,” terangnya.

Baca Juga :  Hingga Kini, 71 Desa di Kudus Belum Rampungkan APBDes, Apa Sih Masalahnya?

Setelah dibina, selanjutnya pasangan itu disuruh membuat pernyataan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. Dan apabila dikemudian hari pasangan muda-mudi itu kembali terjaring operasi, maka bakal diproses secara hukum.

“Sedangkan untuk pemilik atau pengelola hotel tempat pasangan muda-mudi tersebut terjaring  akan kami lakukan pembinaan tersendiri,” imbuhnya.

Pembinaan dilakukan karena pemberian izin terhadap pasangan bukan muhrim bagian dari pelanggaran Perda.

“Penindakan kepada pihak hotel akan kami lakukan secara bertahap. Mulai dari klarifikasi dan imbauan. Bila membandel bisa dikenakan sanksi sesuai Perda No. 14 Tahun 2020,” tegasnya. (mal)






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru

/