Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Studi Harvard: Rutin Minum Kopi Bantu Perempuan Menua Lebih Sehat

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 3 Februari 2026 | 12:34 WIB
ilustrasi orang minum kopi (foto:pekic)
ilustrasi orang minum kopi (foto:pekic)

RADAR KUDUS - Kopi selama ini kerap mendapat stigma sebagai minuman yang kurang baik bagi kesehatan.

Namun, sejumlah penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa kopi, bila dikonsumsi secara rutin dengan takaran yang tepat, dapat memberikan manfaat kesehatan jangka panjang—terutama bagi perempuan.

Salah satu temuan menarik datang dari studi yang dilakukan oleh Dr. Sarah Mahdavi, peneliti dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, Harvard University.

Dalam penelitiannya, Mahdavi menemukan bahwa perempuan yang rutin mengonsumsi kopi berkafein sekitar 315 miligram per hari, yaitu setara dengan tiga cangkir kecil cenderung mengalami penuaan yang lebih sehat. Dikutip dari kumparanwoman.

Penelitian ini melibatkan hampir 50 ribu perempuan paruh baya dan menggunakan data longitudinal yang dikumpulkan selama kurang lebih 30 tahun.

Para peneliti memantau pola konsumsi kopi serta kondisi kesehatan para responden seiring bertambahnya usia.

Hasilnya menunjukkan bahwa perempuan yang mengonsumsi kopi dalam jumlah moderat memiliki peluang lebih besar untuk tetap sehat secara fisik, kognitif, dan mental saat memasuki usia lanjut.

Dalam studi tersebut, istilah “menua dengan sehat” didefinisikan sebagai individu berusia 70 tahun ke atas yang memiliki fungsi fisik dan kognitif yang baik, kesehatan mental yang stabil, serta terbebas dari 11 penyakit kronis utama, seperti penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan kanker.

Menariknya, manfaat ini secara khusus dikaitkan dengan kopi berkafein. Mahdavi menegaskan bahwa efek positif tersebut tidak ditemukan pada konsumsi teh atau kopi tanpa kafein (decaf).

“Penemuan ini mengindikasikan bahwa kopi berkafein, bukan teh atau kopi decaf, mungkin dapat mendukung arah penuaan yang mempertahankan fungsi mental dan fisik perempuan,” ujar Mahdavi, seperti dikutip dari Time Magazine.

Meski demikian, para peneliti menekankan bahwa kopi bukanlah satu-satunya kunci untuk menua dengan sehat.

Mahdavi mengingatkan bahwa gaya hidup secara keseluruhan tetap memegang peran paling penting.

Aktivitas fisik yang teratur, pola makan bergizi seimbang, tidur yang cukup, serta menghindari rokok dan konsumsi alkohol berlebihan tetap menjadi fondasi utama untuk menjaga kesehatan di usia lanjut.

Dengan kata lain, kopi bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat, tetapi bukan pengganti kebiasaan hidup sehat lainnya.

Bagi pencinta kopi, temuan ini tentu menjadi kabar baik—selama dikonsumsi dengan bijak dan tidak berlebihan. (Ghina)

Editor : Mahendra Aditya
#penuaan #kopi