
RADAR KUDUS — Seblak menjadi salah satu makanan yang banyak digemari karena rasanya pedas, gurih, dan mudah ditemui di berbagai tempat.
Namun, konsumsi seblak secara berlebihan dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan, terutama pada sistem pencernaan serta tekanan darah.
Seblak umumnya mengandung kerupuk, cabai, bumbu kuat, minyak, penyedap rasa, dan kadang ditambah mi, telur, sosis, atau bakso.
Kombinasi tersebut membuat seblak terasa nikmat, tetapi juga berpotensi tinggi akan garam, lemak, dan kalori apabila dikonsumsi terlalu sering.
Baca Juga: 6 Makanan Penurun Kolesterol yang Mudah Ditemukan untuk Menurunkan Kolesterol Jahat Alami
Lambung Mudah Iritasi
Kandungan cabai dalam seblak mengandung senyawa capsaicin yang dapat mengiritasi lapisan lambung.
Pada sebagian orang, hal ini memunculkan perut mulas, nyeri ulu hati, mual, kembung, hingga rasa perih setelah makan.
Bagi orang yang memiliki riwayat maag atau lambung sensitif, seblak yang sangat pedas dan berminyak dapat memperburuk keluhan tersebut.
Paparan makanan pedas secara terus-menerus juga berisiko memicu peradangan pada mukosa lambung atau gastritis.
Asam Lambung Lebih Mudah Naik
Makanan pedas, berminyak, dan tinggi lemak dapat memengaruhi kerja otot katup antara lambung dan kerongkongan.
Jika katup tersebut melemah, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan dan memicu gastroesophageal reflux disease atau GERD.
