alexametrics
24.2 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Ubah Status Pandemi ke Endemi, Pemerintah Diminta Jangan Terburu-buru

JAKARTA – Meski pengubahan status pandemi menjadi endemi akan memperbaiki perekonomian negara, Pemerintah diingatkan oleh Lembaga Indonesia for Global Justice (IGJ) untuk tidak terburu-buru dalam menetapkannya.

“Tentu tidak dengan gegabah terburu-buru menetapkan status menjadi endemi. Evaluasinya harus lebih matang,” kata Direktur Eksekutif IGJ Rachmi Hertanti ketika dihubungi di Jakarta, Senin (4/10).

Menurut Rachmi, jika tidak dilaksanakan dengan matang, maka ke depannya hanya berpotensi akan membuka peluang peningkatan kasus. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kembali pada status lama.


angkah pemerintah ke arah endemi juga perlu dikombinasikan dengan langkah-langkah kesehatan yang diperlukan, seperti menjamin bahwa proses vaksinasi sudah dilakukan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Dikatakan Rachmi, memang harapannya jika situasi semakin membaik, akan ada dampak terhadap geliat ekonomi dari pelonggaran aktivitas masyarakat.

“Ekonomi diharapkan dapat berdampak, berangsur pulih. Ketika kegiatan ekonomi dapat berjalan, harapannya bisa juga mendongkrak daya beli masyarakat,” papar dia.

Rachmi berpendapat bahwa pelonggaran kegiatan dapat berdampak pada semua sektor ekonomi, khususnya yang berada di sektor jasa.

Baca Juga :  Diet Sehat, Kuncinya Makan Bergizi

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo meminta seluruh pihak mulai menyiapkan transisi dari masa pandemi ke endemi, karena Covid-19 belum diketahui kapan akan hilang.

“Karena kita tahu Covid-19 ini tidak mungkin akan hilang. Oleh sebab itu, kita harus mulai menyiapkan transisi dari pandemi ke endemi,” kata Presiden Jokowi saat meninjau vaksinasi di Jogja, beberapa waktu lalu.

Jokowi mengatakan, seluruh pihak perlu mulai belajar hidup bersama dengan Covid-19. Hal tersebut penting agar masyarakat tidak memiliki euforia yang berlebihan dan tetap waspada terhadap bahaya Covid-19, yang setiap saat bisa menyerang.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito optimistis Indonesia akan mampu mengubah kondisi pandemi menjadi endemi, seiring terkendalinya kasus Covid-19 nasional.

“Ingat, untuk mengubah kondisi pandemi menjadi endemi membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Namun, bukan tidak mungkin jika Indonesia sebagai bangsa besar mampu mempertahankan kondisi yang cukup terkendali,” ujar Wiku, beberapa waktu lalu. 






Reporter: Antara News

JAKARTA – Meski pengubahan status pandemi menjadi endemi akan memperbaiki perekonomian negara, Pemerintah diingatkan oleh Lembaga Indonesia for Global Justice (IGJ) untuk tidak terburu-buru dalam menetapkannya.

“Tentu tidak dengan gegabah terburu-buru menetapkan status menjadi endemi. Evaluasinya harus lebih matang,” kata Direktur Eksekutif IGJ Rachmi Hertanti ketika dihubungi di Jakarta, Senin (4/10).

Menurut Rachmi, jika tidak dilaksanakan dengan matang, maka ke depannya hanya berpotensi akan membuka peluang peningkatan kasus. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kembali pada status lama.

angkah pemerintah ke arah endemi juga perlu dikombinasikan dengan langkah-langkah kesehatan yang diperlukan, seperti menjamin bahwa proses vaksinasi sudah dilakukan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Dikatakan Rachmi, memang harapannya jika situasi semakin membaik, akan ada dampak terhadap geliat ekonomi dari pelonggaran aktivitas masyarakat.

“Ekonomi diharapkan dapat berdampak, berangsur pulih. Ketika kegiatan ekonomi dapat berjalan, harapannya bisa juga mendongkrak daya beli masyarakat,” papar dia.

Rachmi berpendapat bahwa pelonggaran kegiatan dapat berdampak pada semua sektor ekonomi, khususnya yang berada di sektor jasa.

Baca Juga :  Mengurangi Nyeri Saat Haid: Kompres Perut dengan Air Hangat

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo meminta seluruh pihak mulai menyiapkan transisi dari masa pandemi ke endemi, karena Covid-19 belum diketahui kapan akan hilang.

“Karena kita tahu Covid-19 ini tidak mungkin akan hilang. Oleh sebab itu, kita harus mulai menyiapkan transisi dari pandemi ke endemi,” kata Presiden Jokowi saat meninjau vaksinasi di Jogja, beberapa waktu lalu.

Jokowi mengatakan, seluruh pihak perlu mulai belajar hidup bersama dengan Covid-19. Hal tersebut penting agar masyarakat tidak memiliki euforia yang berlebihan dan tetap waspada terhadap bahaya Covid-19, yang setiap saat bisa menyerang.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito optimistis Indonesia akan mampu mengubah kondisi pandemi menjadi endemi, seiring terkendalinya kasus Covid-19 nasional.

“Ingat, untuk mengubah kondisi pandemi menjadi endemi membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Namun, bukan tidak mungkin jika Indonesia sebagai bangsa besar mampu mempertahankan kondisi yang cukup terkendali,” ujar Wiku, beberapa waktu lalu. 






Reporter: Antara News

Most Read

Artikel Terbaru

/