Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

50 Santri Lirboyo Dikirim ke Karimunjawa, Perkuat Dakwah Ramadan dan Karakter Masyarakat Wisata Jepara

M. Khoirul Anwar • Minggu, 15 Februari 2026 | 13:45 WIB
BERKAH: Delegasi Safari Dakwah Ramadan dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, di Pendopo R.A Kartini, Minggu (15/2/2026).
BERKAH: Delegasi Safari Dakwah Ramadan dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, di Pendopo R.A Kartini, Minggu (15/2/2026).

JEPARA - Pemerintah Kabupaten Jepara bersama Pengurus Cabang Lembaga Ittihadul Muballighin (LIM) Jepara secara resmi melepas delegasi Safari Dakwah Ramadan dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, di Pendopo R.A Kartini, Minggu (15/2/2026).

Sebanyak 50 santri diberangkatkan untuk melaksanakan kegiatan dakwah Ramadan di wilayah Karimunjawa, tepatnya di Desa Kemujan.

Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai keagamaan di kawasan destinasi wisata unggulan Jepara.

Ketua LIM Cabang Jepara, Ahmad Hasanuddin, menyampaikan bahwa Safari Dakwah Ramadan merupakan agenda rutin tahunan Pondok Pesantren Lirboyo.

Pada tahun 2026 ini, tercatat sebanyak 3.001 santri diterjunkan ke berbagai daerah di Indonesia.

“Para santri yang diberangkatkan merupakan santri purna yang mendapat amanah untuk mengabdi kepada masyarakat. Di wilayah Jawa Tengah sendiri, terdapat sekitar 850 delegasi,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, secara nasional hanya dua wilayah yang menerima delegasi dakwah lintas pulau, yakni Kepulauan Seribu dan Karimunjawa.

Hal ini menunjukkan pentingnya peran dakwah di wilayah kepulauan yang memiliki dinamika sosial dan budaya yang kompleks.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membangun kebersamaan antara santri dan masyarakat,” tambahnya.

Karimunjawa selama ini dikenal sebagai destinasi wisata favorit di Jawa Tengah yang dikunjungi puluhan ribu wisatawan setiap tahun, baik domestik maupun mancanegara.

Tingginya aktivitas pariwisata turut membawa masuk berbagai pengaruh budaya luar yang memerlukan penguatan nilai moral dan keagamaan.

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan bahwa pengiriman santri ini sejalan dengan visi pembangunan Jepara MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius).

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus memperkuat pembangunan karakter dan spiritual masyarakat.

“Pembangunan tidak cukup hanya dengan beton dan aspal. Kita juga membutuhkan pembangunan rohani, karakter, dan ketahanan sosial. Di sinilah peran santri menjadi sangat strategis,” tegasnya.

Ia juga mengajak para santri Safari Ramadan untuk berperan aktif dalam membina generasi muda di Karimunjawa agar memiliki semangat optimisme, kejujuran, kerja keras, serta cinta tanah air.

“Pembangunan ekonomi tanpa pondasi moral akan rapuh. Santri hadir sebagai penjaga nilai dan karakter bangsa,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, pesantren, dan masyarakat dalam membangun Jepara yang religius, berkarakter, dan berdaya saing, khususnya di kawasan wisata kepulauan. 

Editor : Mahendra Aditya
#wisata #jepara #bupati #safari #berita jepara hari ini #karimunjawa #ramadan #witiarso utomo #pemkab #Lirboyo #Santri #ngaji #berita jepara #dakwah