JEPARA — Seorang pengusaha sukses asal Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, Haji Bambang Sudarsono, menunjukkan kepedulian nyata terhadap pembangunan desa.
Dengan membangun jalan poros desa menggunakan dana pribadi.
Pembangunan jalan tersebut dilakukan melalui betonisasi sepanjang 600 meter.
Petinggi Desa Kalipucang Wetan, Suyud Maryanto, menyampaikan bahwa betonisasi pekerjaan telah dimulai sejak Jumat (30/1).
Pengerjaan dilakukan secara bertahap. Di samping pengecoran juga dilakukan pengerjaan saluran air dengan u ditch beton.
Jalan yang dibangun memiliki lebar 4,2 meter dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter.
Sehingga dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan aman.
“Ini murni bantuan dari Pak Haji Bambang Sudarsono, tanpa menggunakan anggaran desa. Beliau ingin ikut serta membangun desa, khususnya di wilayah RT 6/RW 3,” ungkap Suyud Senin (2/2).
Betonisasi dilakukan di tiga RT. Meliputi RT 4-6/RW 3 Dukuh Brangwetan.
Suyud menjelaskan, jalan tersebut merupakan jalan poros desa yang secara administratif menjadi kewenangan desa sepanjang 470 meter.
Namun, total panjang yang dibetonisasi mencapai lebih dari 600 meter. Karena terdapat ruas yang ikut jalan kabupaten.
Menurut Suyud, meskipun membangun jalan poros desa, yang biasanya standar betonisasi K-225. Namun, pembetonan jalan tersebut dilakukan dengan spesifikasi K-250.
Saat Haji Bambang Sudarsono menghubungi Radar Kudus melalui sambungan telepon, mengenai anggaran pembuatan jalan tersebut, yang bersangkutan memilih menyembunyikannya.
Menurut Suyud, hal itu menunjukkan besarnya komitmen dan kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur desa.
H. Bambang Sudarsono diketahui merupakan pengusaha sukses di bidang angkutan barang antar pulau.
Baca Juga: Libatkan Ratusan Pemuda, Baratan Jepara Jadi Media Edukasi Sejarah Ratu Kalinyamat
Seperti rute Jakarta–Kalimantan–Sulawesi–Sumatera, menggunakan armada bak terbuka ataupun tronton.
Selain itu, ia juga dikenal sebagai peternak, dengan kepemilikan kandang berisi ratusan ekor sapi.
Model usaha peternakannya dilakukan dengan pola pembelian bakalan, penggemukan, lalu penjualan setelah Iduladha. Sebelum kembali mengisi kandang untuk persiapan menghadapi musim kurban berikutnya.
Aktivitas usahanya juga dikenal melalui kanal YouTube Sumber Ternak Farm, serta usaha transportasi melalui Sumber Kembang Transportasi.
Meski saat ini bermukim dan berdomisili di Jakarta serta KTP tercatat di Jakarta, H. Bambang Sudarsono masih memiliki kerabat yang bermukim di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan.
“Beliau memang sudah lama tinggal di Jakarta, namun kepeduliannya terhadap desa sangat besar. Ini bentuk partisipasi nyata warga sukses dalam membangun desa,” imbuhnya.
Dengan adanya betonisasi jalan tersebut, akses transportasi warga yang dibatasi semakin lancar.
Mobilitas ekonomi meningkat, serta aktivitas sosial masyarakat RT 6 RW 3 dan sekitarnya menjadi lebih mudah dan aman.(fik)
Editor : Ali Mustofa