JEPARA - Artefak berupa tembikar tanah liat yang ditemukan disekitar Candi Bubrah di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepar terdapat fakta-fakta unik terkait penemuan itu.
Berikut ini 5 fakta uniknya:
1. Penemuan Artefak Berharga:
Sebuah artefak kuno yang diduga sebagai terakota telah ditemukan di kompleks Candi Bubrah, Desa Tempur, Kecamatan Keling.
Penemuan ini dilakukan oleh Forum Komunikasi Peduli Cagar Budaya Muria (FKPCBM) saat melakukan kegiatan bersih-bersih di situs tersebut.
2. Kondisi Penemuan yang Sulit:
Artefak terakota ini ditemukan dalam kondisi yang cukup sulit, berada sekitar 1 meter dari Candi Bubrah, di sebuah tebing yang curam.
Meskipun kondisinya tidak utuh dan sebagian sudah pecah, artefak ini tetap memiliki nilai sejarah yang penting dan harus dilestarikan.
3. Tanggapan dari Pihak Berwenang:
Hasil temuan langsung dilaporkan kepada Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Wilayah X Provinsi Jawa Tengah untuk tindakan lebih lanjut dalam pemeliharaan dan penelitian artefak serta situs Candi Bubrah.
4. Himbauan untuk Masyarakat:
Lia Supardianik dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara menghimbau kepada masyarakat atau pecinta alam yang berkunjung ke wilayah pegunungan Muria untuk tidak mengambil artefak yang ditemukan.
Lia Supardianik menghimbau kepada masyarakay untuk mendokumentasikan dan melaporkan kepada tim cagar budaya Muria.
5. Kegiatan Rutin Penjagaan Situs:
Penemuan ini menjadi bagian dari kegiatan rutin FKPCBM dalam menjaga kelestarian situs-situs bersejarah di sekitar Pegunungan Muria.
Mereka berencana untuk melakukan kajian lebih lanjut, termasuk ekskavasi, guna mengungkap lebih dalam tentang keberadaan dan sejarah Candi Bubrah serta situs sejarah lainnya di wilayah tersebut.
Penemuan artefak kuno di Candi Bubrah tidak hanya menjadi bukti kekayaan sejarah daerah tersebut, tetapi juga menggugah kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya bagi generasi mendatang. (mahendra)
Editor : Ali Mustofa