alexametrics
31.1 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Renovasi Rumah, Pekerja Bangunan Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Jepara

JEPARA – Nasib nahas dialami Sefnat Alexander Dacosta (46). Warga Tepansari, Kecamatan Loano, Purworejo, tersebut tewas akibat tertimpa tembok bangunan saat bekerja di RT 15/RW V, Kelurahan Jobokuto, Jepara, Rabu (29/12).

Bangunan yang roboh tersebut milik Arni Lutfianti, 43, warga Kelurahan Jobokuto. Kebetulan, saat itu korban tengah bekerja merenovasi bangunan tersebut. Selain korban, ada tiga orang lainnya yang bekerja.

Saat kejadian, sekitar pukul 08.00 korban bertugas untuk membongkar seng teras bangunan. Korban membongkar seng tersebut dengan menaiki tembok. ”Sementara untuk ke tiga saksi atau pekerja lainnya sedang menghancurkan tembok di bagian belakang. Tiba-tiba saksi kaget mendengar suara keras tembok roboh,” terang Kapolres Jepara AKBP Warsono melalui Kasubag Humas Polres Jepara AKP Edy Purwanto kemarin (30/12).

Baca Juga :  Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Mas Gilang: Jadikan Perbedaan sebagai Penguat Kebersamaan

Rupanya, tembok tersebut roboh menimpa korban. Para pekerja lainnya segera berinisiatif untuk menolong korban dengan membongkar tembok yang runtuh tersebut. Namun saat itu korban telah meninggal dunia. Mengetahui itu, para rekan korban segera menginfokan kejadian tersebut kepada pimpinannya dan kepolisian.

Hasil pemeriksaan tim dokter dari Puskesmas Kota Jepara korban mengalami luka pecah di kepala bagian belakang. Selain itu, juga mengalami patah kaki sebelah kiri akibat tertimpa tembok tersebut. ”Perkembangannya saat ini masih dalam penyelidikan,” tandas AKP Edy Purwanto. (zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Nasib nahas dialami Sefnat Alexander Dacosta (46). Warga Tepansari, Kecamatan Loano, Purworejo, tersebut tewas akibat tertimpa tembok bangunan saat bekerja di RT 15/RW V, Kelurahan Jobokuto, Jepara, Rabu (29/12).

Bangunan yang roboh tersebut milik Arni Lutfianti, 43, warga Kelurahan Jobokuto. Kebetulan, saat itu korban tengah bekerja merenovasi bangunan tersebut. Selain korban, ada tiga orang lainnya yang bekerja.

Saat kejadian, sekitar pukul 08.00 korban bertugas untuk membongkar seng teras bangunan. Korban membongkar seng tersebut dengan menaiki tembok. ”Sementara untuk ke tiga saksi atau pekerja lainnya sedang menghancurkan tembok di bagian belakang. Tiba-tiba saksi kaget mendengar suara keras tembok roboh,” terang Kapolres Jepara AKBP Warsono melalui Kasubag Humas Polres Jepara AKP Edy Purwanto kemarin (30/12).

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Jepara Gunakan Sisa Anggaran

Rupanya, tembok tersebut roboh menimpa korban. Para pekerja lainnya segera berinisiatif untuk menolong korban dengan membongkar tembok yang runtuh tersebut. Namun saat itu korban telah meninggal dunia. Mengetahui itu, para rekan korban segera menginfokan kejadian tersebut kepada pimpinannya dan kepolisian.

Hasil pemeriksaan tim dokter dari Puskesmas Kota Jepara korban mengalami luka pecah di kepala bagian belakang. Selain itu, juga mengalami patah kaki sebelah kiri akibat tertimpa tembok tersebut. ”Perkembangannya saat ini masih dalam penyelidikan,” tandas AKP Edy Purwanto. (zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/