alexametrics
25.1 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Perusahaan Energi Kepincut Investasi PLTS di Karimunjawa

JEPARA – Jepara direncanakan mendapat suntikan investasi sebesar Rp 26,1 miliar dari perusahaan energi PT Solarian Energi Alam. Perusahaan tersebut tertarik berinvestasi untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Karimunjawa.

Konsepnya, panel-panel surya milik perusahaan tersebut akan dipasang di tengah laut. Lokasinya di sebuah teluk dekat dengan Bandara Dewadaru di Desa Kemujan, Karimunjawa. Perwakilan PT Solarian Energi Alam, James Li, beranggapan PLTS bisa menjadi solusi terbaik untuk menyuplai listrik di Karimunjawa. Sebab, dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga diesel, PLTS lebih ramah lingkungan dan bersifat energi baru terbarukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Jepara Hery Yulianto menjelaskan PT Solarian Energi Alam sebelumnya juga telah membuat project pembangkit listrik tenaga surya di Mentawai. Sementara di Karimunjawa yang berdiri di atas laut merupakan yang pertama di Indonesia. ”Prospek Karimunjawa menurut mereka bagus. Terutama dari segi pariwisata dan industri perhotelannya. Sementara itu juga dipastikan butuh energi,” tutur Hery.

Baca Juga :  Buruan Daftar! Pemkab Jepara Buka Seratus Kuota Nikah Massal Gratis

Sebab itu, Hery mengaku mendukung langkah yang dilakukan PT Solarian Energi Alam. Rencananya, perkiraan jangka waktu garansinya sekitar 25 tahun. Namun, luas lahannya belum bisa dipastikan sejauh ini.

Di Karimunjawa saat ini sumber energi listrik masyarakatnya dikelola oleh PLN. Sumber tenaganya ada yang memakai diesel dan sebagian kecil ada yang memakai panel surya. Nantinya, masuknya investasi energi dari PT Solarian merupakan murni kegiatan bisnis ke bisnis. PT Solarian menghasilkan listrik dari panel surya, dan dijual ke PLN. Oleh PLN, lewat jaringan listrik tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat. ”Pemda intinya support. Karena demi kepentingan masyarakat Jepara terutama Karimunjawa,” tandas Hery. (war)

 






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Jepara direncanakan mendapat suntikan investasi sebesar Rp 26,1 miliar dari perusahaan energi PT Solarian Energi Alam. Perusahaan tersebut tertarik berinvestasi untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Karimunjawa.

Konsepnya, panel-panel surya milik perusahaan tersebut akan dipasang di tengah laut. Lokasinya di sebuah teluk dekat dengan Bandara Dewadaru di Desa Kemujan, Karimunjawa. Perwakilan PT Solarian Energi Alam, James Li, beranggapan PLTS bisa menjadi solusi terbaik untuk menyuplai listrik di Karimunjawa. Sebab, dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga diesel, PLTS lebih ramah lingkungan dan bersifat energi baru terbarukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Jepara Hery Yulianto menjelaskan PT Solarian Energi Alam sebelumnya juga telah membuat project pembangkit listrik tenaga surya di Mentawai. Sementara di Karimunjawa yang berdiri di atas laut merupakan yang pertama di Indonesia. ”Prospek Karimunjawa menurut mereka bagus. Terutama dari segi pariwisata dan industri perhotelannya. Sementara itu juga dipastikan butuh energi,” tutur Hery.

Baca Juga :  Sambangi Desa Sumosari, Bupati Jepara Diwaduli Pengembangan Kopi

Sebab itu, Hery mengaku mendukung langkah yang dilakukan PT Solarian Energi Alam. Rencananya, perkiraan jangka waktu garansinya sekitar 25 tahun. Namun, luas lahannya belum bisa dipastikan sejauh ini.

Di Karimunjawa saat ini sumber energi listrik masyarakatnya dikelola oleh PLN. Sumber tenaganya ada yang memakai diesel dan sebagian kecil ada yang memakai panel surya. Nantinya, masuknya investasi energi dari PT Solarian merupakan murni kegiatan bisnis ke bisnis. PT Solarian menghasilkan listrik dari panel surya, dan dijual ke PLN. Oleh PLN, lewat jaringan listrik tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat. ”Pemda intinya support. Karena demi kepentingan masyarakat Jepara terutama Karimunjawa,” tandas Hery. (war)

 






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/