alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Diduga Korsleting Listrik, Gudang Kosong di Jepara Terbakar

JEPARA – Gudang kosong milik M. Agus Cahyono di Jl. KH. Yasin No. 37 Saripan, Jepara terbakar kemarin. Penyebabnya disinyalir akibat korsleting listrik. Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.00.

Api dengan cepat membesar. Lantaran, di dalam gudang tersebut meski sudah tak difungsikan berisi limbah-limbah kayu dan beberapa ranting pohon. Serta dedaunan kering. ”Gudangnya sudah lama tidak saya fungsikan. Gerbangnya juga terkunci. Tadi diberi tahu warga kalau gudang saya kebakaran,” terang Agus Cahyono saat dimintai keterangan kemarin.

Kobakaran api sempat membesar. Karena isi gudangnya mayoritas bahan-bahan mudah terbakar. Sementara itu tim pemadam kebakaran segera mendatangi lokasi saat menerima info terjadinya kebakaran.


Tiga mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk proses pemadaman api. Unit pemadam itu tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 12.10. Para petugas segera berusaha memadamkan api yang melahap halaman dan beberapa bagian gudang. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.44. Atau memakan waktu sekitar 1,5 jam.

Baca Juga :  SMP Unggulan Terpadu Bumi Kartini dan SMAN 1 Jepara Juara LKTI

Kasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara Surana menyebut tak ada korban jiwa akibat kejadian kebakaran tersebut. Namun, kerugiannya ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Dirinya menegaskan masyarakat agar selalu siaga bila terjadi kebakaran. Ia menyatakan kebanyakan terjadinya kebakaran disebabkan kelalaian. Untuk kegiatan usaha atau industri rawan kebakaran, harus disediakan Alat Pemadam Api Ringan (Apar). Selain itu, penempatan barang mudah terbakar terbakar harus diperhatikan.

Sedangkan timbunan limbah atau barang mudah terbakar lainnya harus segera diproses. Dan utamanya, bila membakar sampah harus ditunggu hingga api padam.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar





Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Gudang kosong milik M. Agus Cahyono di Jl. KH. Yasin No. 37 Saripan, Jepara terbakar kemarin. Penyebabnya disinyalir akibat korsleting listrik. Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.00.

Api dengan cepat membesar. Lantaran, di dalam gudang tersebut meski sudah tak difungsikan berisi limbah-limbah kayu dan beberapa ranting pohon. Serta dedaunan kering. ”Gudangnya sudah lama tidak saya fungsikan. Gerbangnya juga terkunci. Tadi diberi tahu warga kalau gudang saya kebakaran,” terang Agus Cahyono saat dimintai keterangan kemarin.

Kobakaran api sempat membesar. Karena isi gudangnya mayoritas bahan-bahan mudah terbakar. Sementara itu tim pemadam kebakaran segera mendatangi lokasi saat menerima info terjadinya kebakaran.

Tiga mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk proses pemadaman api. Unit pemadam itu tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 12.10. Para petugas segera berusaha memadamkan api yang melahap halaman dan beberapa bagian gudang. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.44. Atau memakan waktu sekitar 1,5 jam.

Baca Juga :  PLTS Parang Diambil Alih PLN, Pemkab Jepara Subsidi Rp 1,5 M Per Tahun

Kasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara Surana menyebut tak ada korban jiwa akibat kejadian kebakaran tersebut. Namun, kerugiannya ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Dirinya menegaskan masyarakat agar selalu siaga bila terjadi kebakaran. Ia menyatakan kebanyakan terjadinya kebakaran disebabkan kelalaian. Untuk kegiatan usaha atau industri rawan kebakaran, harus disediakan Alat Pemadam Api Ringan (Apar). Selain itu, penempatan barang mudah terbakar terbakar harus diperhatikan.

Sedangkan timbunan limbah atau barang mudah terbakar lainnya harus segera diproses. Dan utamanya, bila membakar sampah harus ditunggu hingga api padam.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar





Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/