alexametrics
30.3 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Penangkapan Kurir Sabu di Mantingan Jepara Diwarnai Kejar-kejaran dengan Polisi

JEPARA – Seorang pengedar sabu-sabu SZ, 21, dibekuk polisi di desa Mantingan, Tahunan pada Selasa (28/6). Penangkapan itu dilakukan oleh petugas polda Jawa Tengah saat SZ sedang mengantarkan barang haram tersebut. Tak hanya itu, penangkapan itu juga diwarnai kejar-kejaran. Hingga akhirnya pelaku dapat diamankan.

Baca Juga : Begal Payudara Beraksi di Perbatasan Demak-Jepara, Sasar Karyawan Pabrik

Ditnarkoba Polda Jawa Tengah, Kombes. Pol. Lutfi Martadian saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan penangkapan tersebut. Ia menuturkan, semula pihaknya melakukan penyelidikan terkait peredaran narkoba di daerah tersebut.


Hingga akhirnya, pihaknya mendapati SZ dengan beberapa barang bukti lima paket sabu berjumlah empat gram, lima buah kertas bungkus narkotika jenis sabu, serta satu buah hp android.

Dari pengakuannya diketahui tersangka mendapat barang haram tersebut dari R (sedang masuk daftar pencarian orang). Diketahui pula, R juga telah dua kali memerintah SZ untuk mengantar sabu-sabu. R kemudian memberi upah Rp 30 ribu per alamat serta boleh menggunakan sabu-sabu secara gratis.

Baca Juga :  DPRD Jepara Bentuk Pansus Bahas Ranperda Inisiatif

Lutfi menambahkan, pihaknya akan terus mencari jaringan narkotika tersebut. Ia menduga, sabu-sabu tersebut diperoleh dari bandar yang masih berada di lapas. “Mereka yang berada di lapas masih banyak yang main (melakukan transaksi narkotika),” jelasnya.

Bahkan, selama ini pihaknya telah menggandeng beberapa instansi seperti Lapas dan Balai Pemasyarakatan Nusakambangan untuk bekerja sama. Pihaknya juga telah mengungkap kasus dengan tersangka bandar yang memeroleh untung aset hingga miliaran rupiah.

Selain itu, pihaknya juga membuat program di tingkat desa yakni “Kampung Bersinar”. Harapannya, warga yang mencurigai kasus narkotika bisa melapor ke Bhabinkamibmas setempat. Begitu juga dengan para pengguna narkoba yang ingin melakukan rehabilitasi. (nib/khim)

JEPARA – Seorang pengedar sabu-sabu SZ, 21, dibekuk polisi di desa Mantingan, Tahunan pada Selasa (28/6). Penangkapan itu dilakukan oleh petugas polda Jawa Tengah saat SZ sedang mengantarkan barang haram tersebut. Tak hanya itu, penangkapan itu juga diwarnai kejar-kejaran. Hingga akhirnya pelaku dapat diamankan.

Baca Juga : Begal Payudara Beraksi di Perbatasan Demak-Jepara, Sasar Karyawan Pabrik

Ditnarkoba Polda Jawa Tengah, Kombes. Pol. Lutfi Martadian saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan penangkapan tersebut. Ia menuturkan, semula pihaknya melakukan penyelidikan terkait peredaran narkoba di daerah tersebut.

Hingga akhirnya, pihaknya mendapati SZ dengan beberapa barang bukti lima paket sabu berjumlah empat gram, lima buah kertas bungkus narkotika jenis sabu, serta satu buah hp android.

Dari pengakuannya diketahui tersangka mendapat barang haram tersebut dari R (sedang masuk daftar pencarian orang). Diketahui pula, R juga telah dua kali memerintah SZ untuk mengantar sabu-sabu. R kemudian memberi upah Rp 30 ribu per alamat serta boleh menggunakan sabu-sabu secara gratis.

Baca Juga :  Sempat Tertahan, Kapal Penyeberangan Karimujawa-Jepara Kembali Dibuka

Lutfi menambahkan, pihaknya akan terus mencari jaringan narkotika tersebut. Ia menduga, sabu-sabu tersebut diperoleh dari bandar yang masih berada di lapas. “Mereka yang berada di lapas masih banyak yang main (melakukan transaksi narkotika),” jelasnya.

Bahkan, selama ini pihaknya telah menggandeng beberapa instansi seperti Lapas dan Balai Pemasyarakatan Nusakambangan untuk bekerja sama. Pihaknya juga telah mengungkap kasus dengan tersangka bandar yang memeroleh untung aset hingga miliaran rupiah.

Selain itu, pihaknya juga membuat program di tingkat desa yakni “Kampung Bersinar”. Harapannya, warga yang mencurigai kasus narkotika bisa melapor ke Bhabinkamibmas setempat. Begitu juga dengan para pengguna narkoba yang ingin melakukan rehabilitasi. (nib/khim)


Most Read

Artikel Terbaru

/