alexametrics
32 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Jaga Kemampuan, Prajurit Kodim Jepara Gelar Latihan Menembak

JEPARA – Prajurit TNI AD, Kodim 0719/Jepara kembali menggelar latihan menembak Triwulan II kemarin. Senjata yang digunakan berjenis senjata ringan senapan FNC dan Pistol FN 46. Lokasinya di Lapangan Tembak Mororejo, Kecamatan Mlonggo. Latihan itu untuk menjaga skill menembak.

Kepala Staf Kodim 0719/Jepara Mayor Arm Sarifudin Widianto yang juga Tim Pengawas dan Evaluasi mengatakan menembak merupakan kemampuan yang harus dimiliki setiap prajurit TNI-AD. Sebab itu, latihan menembak rutin digelar. ”Agar kemampuan dan keterampilan tetap terjaga, baik saat di satuan tempur, satuan bantuan tempur maupun di satuan teritorial. Dengan tujuan agar naluri tempur khususnya dalam kemampuan menembak terpelihara dengan baik,” kata Kasdim.

Baca Juga :  Masih Dirembuk, Galeri UMKM Jepara bakal Dibangun di Pelabuhan

Latihan menembak itu diselenggarakan selama dua hari. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwira staf TNI AD dan para Danramil.


Sementara, Pasi Operasi Kodim 0719/Jepara Letda Inf Agus Supriyanto menuturkan kegiatan latihan menembak diadakan setiap tiga bulan sekali.

Sepuluh prajurit Kodim Jepara tiarap sambil memegang senapan masing-masing. Tiap anggota diberi jarak 2 sampai 2,5 meter dengan sasaran jarak menembak 100 meter. Sedangkan prajurit yang lain antri menunggu giliran menembak.

“Keahlian menembak merupakan bukti bentuk intensitas pembinaan di satuan Kodim 0719/Jepara. Hasil penilaiannya akan dilaporkan ke Komando atas sebagai pegangan dalam kemampuan menembak prajurit TNI,” Kata Pasi Operasi. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Prajurit TNI AD, Kodim 0719/Jepara kembali menggelar latihan menembak Triwulan II kemarin. Senjata yang digunakan berjenis senjata ringan senapan FNC dan Pistol FN 46. Lokasinya di Lapangan Tembak Mororejo, Kecamatan Mlonggo. Latihan itu untuk menjaga skill menembak.

Kepala Staf Kodim 0719/Jepara Mayor Arm Sarifudin Widianto yang juga Tim Pengawas dan Evaluasi mengatakan menembak merupakan kemampuan yang harus dimiliki setiap prajurit TNI-AD. Sebab itu, latihan menembak rutin digelar. ”Agar kemampuan dan keterampilan tetap terjaga, baik saat di satuan tempur, satuan bantuan tempur maupun di satuan teritorial. Dengan tujuan agar naluri tempur khususnya dalam kemampuan menembak terpelihara dengan baik,” kata Kasdim.

Baca Juga :  Gus Haiz: Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sektor UMKM 2,5 Bulan Produk Laku Rp 5,7 M

Latihan menembak itu diselenggarakan selama dua hari. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwira staf TNI AD dan para Danramil.

Sementara, Pasi Operasi Kodim 0719/Jepara Letda Inf Agus Supriyanto menuturkan kegiatan latihan menembak diadakan setiap tiga bulan sekali.

Sepuluh prajurit Kodim Jepara tiarap sambil memegang senapan masing-masing. Tiap anggota diberi jarak 2 sampai 2,5 meter dengan sasaran jarak menembak 100 meter. Sedangkan prajurit yang lain antri menunggu giliran menembak.

“Keahlian menembak merupakan bukti bentuk intensitas pembinaan di satuan Kodim 0719/Jepara. Hasil penilaiannya akan dilaporkan ke Komando atas sebagai pegangan dalam kemampuan menembak prajurit TNI,” Kata Pasi Operasi. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/