alexametrics
30.8 C
Kudus
Monday, July 25, 2022

Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Mas Gilang: Jadikan Perbedaan sebagai Penguat Kebersamaan

JEPARA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia Gilang Dhiela Fararez kembali menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Rumah Aspirasi Mas Gilang Desa Ngabul, Tahunan, Sabtu (28/5). Dalam sosialisasi tersebut ia menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman.

Mas Gilang -sapaan akrabnya- yang diwakili oleh Staf Dewan Khoirul menyampaikan empat pilar kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika dapat diimplementasikan dalam berbagai bentuk. Utamanya dalam menyikapi keberagaman.

Tak hanya itu, menurutnya dibutuhkan juga persatuan antarelemen masyarakat meski memiliki latar belakang yang berbeda. Baik agama, ras, maupun suku. “Dengan persatuan, kesampingkan perbedaan demi terciptanya kerukunan dan pembangunan. Jadikan perbedaan menjadi penguat kebersamaan kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Desa Tanjung Jepara Belajar Membatik

Ia menambahkan, empat pilar kebangsaan menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa. Sudah sepatutnya jadi pijakan dalam keseharian. Implementasi empat pilar itu diharapkan dapat mengukuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme generasi penerus bangsa agar semakin mencintai dan memberikan kontribusi membangun negeri.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri masyarakat dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jepara. (adv)

JEPARA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia Gilang Dhiela Fararez kembali menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Rumah Aspirasi Mas Gilang Desa Ngabul, Tahunan, Sabtu (28/5). Dalam sosialisasi tersebut ia menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman.

Mas Gilang -sapaan akrabnya- yang diwakili oleh Staf Dewan Khoirul menyampaikan empat pilar kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika dapat diimplementasikan dalam berbagai bentuk. Utamanya dalam menyikapi keberagaman.

Tak hanya itu, menurutnya dibutuhkan juga persatuan antarelemen masyarakat meski memiliki latar belakang yang berbeda. Baik agama, ras, maupun suku. “Dengan persatuan, kesampingkan perbedaan demi terciptanya kerukunan dan pembangunan. Jadikan perbedaan menjadi penguat kebersamaan kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres dan Kajari Jepara “Geruduk” Makodim, Ada Apa?

Ia menambahkan, empat pilar kebangsaan menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa. Sudah sepatutnya jadi pijakan dalam keseharian. Implementasi empat pilar itu diharapkan dapat mengukuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme generasi penerus bangsa agar semakin mencintai dan memberikan kontribusi membangun negeri.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri masyarakat dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jepara. (adv)


Most Read

Artikel Terbaru

/