alexametrics
26.3 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Mudik Dilarang, Terminal di Jepara akan Ditutup Pekan Depan

JEPARA – Penjagaan masuk wilayah Jepara akan diperketat saat larangan mudik diterapkan. Yakni mulai 6 Mei hingga 17 Mei. Bila terjaring penyekatan, pemudik asal luar daerah wajib putar balik.

Terminal di Jepara bagi bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) pecan depan juga ditutup. Penutupan tersebut berlaku dari 6 Mei hingga 17 Mei.

Penyekatan tersebut dibuka di masing-masing pos penjagaan. Rencananya ada tiga pos penjagaan di perbatasan Jepara. Yakni di Welahan, Nalumsari, dan Keling.


Selain itu, ada dua pos lagi didirikan di depan Shopping Centre Jepara (SCJ) dan di Pelabuhan Penyeberangan Jepara. ”Totalnya ada lima pos pemantauan,” terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jepara Trisno Santoso.

Baca Juga :  Replika Raksasa bakal Semarakkan Lomba Takbir Keliling di Jepara

Khusus untuk tiga pos perbatasan Jepara, penyekatannya dimaksimalkan. Selain pihak kepolisian, pos tersebut juga terdapat tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara. Namun, tim tersebut tidak stand by di pos selama 24 jam. Waktunya tentatif. Tim tersebut secara acak me-rapid test pemudik.

Trisno memperkirakan pekan depan arus mencapai puncaknya. ”Terutama hingga tanggal 5 Mei. sebelum pemberlakuan larangan mudik,” jelasnya.

Dari pantauan Koran ini, Terminal Jepara masih tampak sepi kemarin sore. Belum ada kepadatan pemudik datang. Hanya terdapat tiga bus jurusan Jakarta dan Jawa Barat hendak berangkat. Penumpang di terminal kisaran empat orang. (rom)

JEPARA – Penjagaan masuk wilayah Jepara akan diperketat saat larangan mudik diterapkan. Yakni mulai 6 Mei hingga 17 Mei. Bila terjaring penyekatan, pemudik asal luar daerah wajib putar balik.

Terminal di Jepara bagi bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) pecan depan juga ditutup. Penutupan tersebut berlaku dari 6 Mei hingga 17 Mei.

Penyekatan tersebut dibuka di masing-masing pos penjagaan. Rencananya ada tiga pos penjagaan di perbatasan Jepara. Yakni di Welahan, Nalumsari, dan Keling.

Selain itu, ada dua pos lagi didirikan di depan Shopping Centre Jepara (SCJ) dan di Pelabuhan Penyeberangan Jepara. ”Totalnya ada lima pos pemantauan,” terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jepara Trisno Santoso.

Baca Juga :  PLTS Parang Diambil Alih PLN, Pemkab Jepara Subsidi Rp 1,5 M Per Tahun

Khusus untuk tiga pos perbatasan Jepara, penyekatannya dimaksimalkan. Selain pihak kepolisian, pos tersebut juga terdapat tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara. Namun, tim tersebut tidak stand by di pos selama 24 jam. Waktunya tentatif. Tim tersebut secara acak me-rapid test pemudik.

Trisno memperkirakan pekan depan arus mencapai puncaknya. ”Terutama hingga tanggal 5 Mei. sebelum pemberlakuan larangan mudik,” jelasnya.

Dari pantauan Koran ini, Terminal Jepara masih tampak sepi kemarin sore. Belum ada kepadatan pemudik datang. Hanya terdapat tiga bus jurusan Jakarta dan Jawa Barat hendak berangkat. Penumpang di terminal kisaran empat orang. (rom)

Most Read

Artikel Terbaru

/