alexametrics
30.8 C
Kudus
Sunday, May 29, 2022

Ini Tujuan Pemerintah Kecamatan Minta Pengetatan Syarat Masuk Karimunjawa

JEPARA Pemerintah Kecamatan Karimunjawa meminta pengetatan syarat masuk Karimunjawa. Berupa tambahan tes swab untuk wisatawan yang baru dua kali vaksin. Namun, tidak semua warga Karimunjawa setuju.

Camat Karimunjawa Muslikin mengatakan, hal itu sebagai langkah keamanan terhadap warganya. ”Kami berhak meminta pengetatan tersebut. Artinya, ada jaminan kesehatan untuk kami,” ungkapnya.

Ia mengauturkan, pengetatan tersebut berupa tambahan tes swab bagi yang baru dua kali vaksin. ”Kecuali yang sudah (vaksin) booster tidak usah lagi,” ungkapnya.


Terpisah, Kepala Bidang Pelabuhan pada Dinas Perhubungan Jepara Suroto menjelaskan, hingga kemarin peraturan masih sama. Belum ada aturan baru. Ia masih merujuk pada aturan terakhir, yakni tak ada tes swab bagi wisatawan yang sudah melakukan vaksin kedua.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Bidang Destinasi pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Muh Zukhruf Jepara. Ia belum menerima koordinasi terkait hal tersebut. Untuk saat ini, dinas mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

Baca Juga :  Dandim Jepara Pimpin Proses Kenaikan Pangkat Tujuh Anggota

Taufik, pelaku wisata di Karimunjawa mengaku, kunjungan selama Ramadan biasanya cukup ramai. Apalagi menjelang Lebaran. Banyak wisatawan yang menginap beberapa hari selama libur Lebaran.

Soal pengetatan syarat kembali, tidak semua warga setuju. Okim, pelaku wisata setempat juga mengatakan hal senada. Ia khawatir bila ada pengetatan, nantinya wisatawan akan merasa sulit untuk berkunjung. ”Kalau dipersulit kasihan warga Karimun,” katanya.

Ia setuju pada aturan terakhir untuk kunjungan ke Karimunjawa. Yakni masuk tanpa tes swab bagi yang sudah vaksin kedua.

Sementara itu, Fuad, yang juga pelaku wisata setempat setuju terkait usulan camat. Ia khawatir Karimunjawa ditutup total. ”Cari aman saja lah. Asal nggak ditutup total,” ujarnya. (nib/lin)

JEPARA Pemerintah Kecamatan Karimunjawa meminta pengetatan syarat masuk Karimunjawa. Berupa tambahan tes swab untuk wisatawan yang baru dua kali vaksin. Namun, tidak semua warga Karimunjawa setuju.

Camat Karimunjawa Muslikin mengatakan, hal itu sebagai langkah keamanan terhadap warganya. ”Kami berhak meminta pengetatan tersebut. Artinya, ada jaminan kesehatan untuk kami,” ungkapnya.

Ia mengauturkan, pengetatan tersebut berupa tambahan tes swab bagi yang baru dua kali vaksin. ”Kecuali yang sudah (vaksin) booster tidak usah lagi,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pelabuhan pada Dinas Perhubungan Jepara Suroto menjelaskan, hingga kemarin peraturan masih sama. Belum ada aturan baru. Ia masih merujuk pada aturan terakhir, yakni tak ada tes swab bagi wisatawan yang sudah melakukan vaksin kedua.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Bidang Destinasi pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Muh Zukhruf Jepara. Ia belum menerima koordinasi terkait hal tersebut. Untuk saat ini, dinas mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

Baca Juga :  Desa Kemujan Karimunjawa Dijadikan Desa Pengawasan Pemilu

Taufik, pelaku wisata di Karimunjawa mengaku, kunjungan selama Ramadan biasanya cukup ramai. Apalagi menjelang Lebaran. Banyak wisatawan yang menginap beberapa hari selama libur Lebaran.

Soal pengetatan syarat kembali, tidak semua warga setuju. Okim, pelaku wisata setempat juga mengatakan hal senada. Ia khawatir bila ada pengetatan, nantinya wisatawan akan merasa sulit untuk berkunjung. ”Kalau dipersulit kasihan warga Karimun,” katanya.

Ia setuju pada aturan terakhir untuk kunjungan ke Karimunjawa. Yakni masuk tanpa tes swab bagi yang sudah vaksin kedua.

Sementara itu, Fuad, yang juga pelaku wisata setempat setuju terkait usulan camat. Ia khawatir Karimunjawa ditutup total. ”Cari aman saja lah. Asal nggak ditutup total,” ujarnya. (nib/lin)

Most Read

Artikel Terbaru

/