alexametrics
29.8 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Pembuangan Sampah Tak Terpilah di Karimunjawa Tunggu TPA Rampung

KARIMUNJAWA – Sampah di Karimunjawa sementara dikelola di Pusat Daur Ulang Karimunjawa. Sampah yang tidak bisa didaur ulang ditampung di pembuangan sementara. Sambil menunggu pengerjaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karimunjawa rampung.

Sumber sampah yang masuk ke PDU itu ada dua. Yakni dari petugas kebersihan jalan dan sampah dari rumah tangga. Petugas jemput bola ke setiap rumah. Masuk ke PDU sampah masih tercampur. Belum dipilah.

Dari sampah rumah tangga masih jadi satu. Antara sampah botol, daun, maupun logam. “Jadi di PDU petugas memilah lagi. Itu yang butuh proses agak lama saat daur ulang,” ujar salah satu petugas, Herlambang.


Sampah yang tidak bisa dipilah, sementara waktu dibuatkan penampungan sementara. Jika pembangunan TPA sudah rampung, sampah itu ditampung di sana. Pembangunan TPA saat ini masih berlangsung. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI kucurkan anggaran Rp 14 miliar untuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Karimunjawa tahun ini. TPA baru bisa beroperasi tahun depan.

Baca Juga :  DLH Jepara Gandeng Pegiat Lingkungan, Tanami Lahan Kritis Cegah Bencana

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara Farikhah Elida menjelaskan, pihaknya berharap setelah adanya TPA, dapat memecahkan masalah di sampah di Karimunjawa. Sampah tak sekadar ditumpuk di TPA. “Dipilah didaur ulang dulu di PDU. Yang tidak lolos baru masuk TPA,” imbuhnya.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

KARIMUNJAWA – Sampah di Karimunjawa sementara dikelola di Pusat Daur Ulang Karimunjawa. Sampah yang tidak bisa didaur ulang ditampung di pembuangan sementara. Sambil menunggu pengerjaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karimunjawa rampung.

Sumber sampah yang masuk ke PDU itu ada dua. Yakni dari petugas kebersihan jalan dan sampah dari rumah tangga. Petugas jemput bola ke setiap rumah. Masuk ke PDU sampah masih tercampur. Belum dipilah.

Dari sampah rumah tangga masih jadi satu. Antara sampah botol, daun, maupun logam. “Jadi di PDU petugas memilah lagi. Itu yang butuh proses agak lama saat daur ulang,” ujar salah satu petugas, Herlambang.

Sampah yang tidak bisa dipilah, sementara waktu dibuatkan penampungan sementara. Jika pembangunan TPA sudah rampung, sampah itu ditampung di sana. Pembangunan TPA saat ini masih berlangsung. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI kucurkan anggaran Rp 14 miliar untuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Karimunjawa tahun ini. TPA baru bisa beroperasi tahun depan.

Baca Juga :  DLH Jepara Gandeng Pegiat Lingkungan, Tanami Lahan Kritis Cegah Bencana

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara Farikhah Elida menjelaskan, pihaknya berharap setelah adanya TPA, dapat memecahkan masalah di sampah di Karimunjawa. Sampah tak sekadar ditumpuk di TPA. “Dipilah didaur ulang dulu di PDU. Yang tidak lolos baru masuk TPA,” imbuhnya.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/