alexametrics
28 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Jajal Motor Khusus Difabel, Bupati Jepara: Salut!

JEPARA – Bupati Jepara Dian Kristiandi mencoba mengendari motor khusus difabel kemarin. Motor bertransmisi manual, yang telah ditambahkan boks tempat kursi roda di sisi kanan. Motor itu hasil modifikasi warga Desa Lebak, Pakis Aji Jimin Khosikin.

Andi berdiri di boks sambil memegang kemudi motor. Kemudi motor itu dimodifikasi dari badan motor semula dipindah ke boks tempat kursi roda. Meski awalnya butuh penyesuaian, motor tersebut diakui bupati mudah untuk dioperasikan. Mulai dari belokan jalan, tanjakan ataupun turunan bisa dikendalikan bupati.

Andi mengaku salut, karya itu bisa membantu penyandang tunadaksa. “Fasilitas ini bisa membantu mereka tetap eksis dan produktif,” ujarnya.


Agar terus produktif, Andi juga membantu akses permodalan dari perbankan dengan bunga yang sangat rendah. Jimin pun mendapat bantuan logistik berupa beras, gula, mi instan, minyak goreng, sarden, dan susu. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh bupati kepada Jimin.

Baca Juga :  Patroli, Satlantas Jepara Tegur Pengunjung Wisata Tak Taat Prokes

Atas bantuan dan kunjungan itu, Jimin Khosikin merasa senang karena mendapat perhatian dari pimpinan daerah. Bagitu pula warga setempat yang spontan berdatangan menyambut kedatangan bupati. “Senang ya, saya terima kasih sekali kepada Pak Bupati,” kata sosok yang juga penyandang tunadaksa itu.

Dalam menyelesaikan satu unit motor, Jimin menuturkan butuh waktu paling lama 15 hari. Tergantung kerumitan. Jenisnya ada yang roda tiga dengan tambahan di samping, dua di belakang, atau tambahan dua di depan. Jimin, menamai karyanya ini “Modif”. Akronim dari motor difabel.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

JEPARA – Bupati Jepara Dian Kristiandi mencoba mengendari motor khusus difabel kemarin. Motor bertransmisi manual, yang telah ditambahkan boks tempat kursi roda di sisi kanan. Motor itu hasil modifikasi warga Desa Lebak, Pakis Aji Jimin Khosikin.

Andi berdiri di boks sambil memegang kemudi motor. Kemudi motor itu dimodifikasi dari badan motor semula dipindah ke boks tempat kursi roda. Meski awalnya butuh penyesuaian, motor tersebut diakui bupati mudah untuk dioperasikan. Mulai dari belokan jalan, tanjakan ataupun turunan bisa dikendalikan bupati.

Andi mengaku salut, karya itu bisa membantu penyandang tunadaksa. “Fasilitas ini bisa membantu mereka tetap eksis dan produktif,” ujarnya.

Agar terus produktif, Andi juga membantu akses permodalan dari perbankan dengan bunga yang sangat rendah. Jimin pun mendapat bantuan logistik berupa beras, gula, mi instan, minyak goreng, sarden, dan susu. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh bupati kepada Jimin.

Baca Juga :  Pesan Bupati: Ayo Warga Jepara Bangkit dari Pandemi Covid-19

Atas bantuan dan kunjungan itu, Jimin Khosikin merasa senang karena mendapat perhatian dari pimpinan daerah. Bagitu pula warga setempat yang spontan berdatangan menyambut kedatangan bupati. “Senang ya, saya terima kasih sekali kepada Pak Bupati,” kata sosok yang juga penyandang tunadaksa itu.

Dalam menyelesaikan satu unit motor, Jimin menuturkan butuh waktu paling lama 15 hari. Tergantung kerumitan. Jenisnya ada yang roda tiga dengan tambahan di samping, dua di belakang, atau tambahan dua di depan. Jimin, menamai karyanya ini “Modif”. Akronim dari motor difabel.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/