alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Warga Desa Tanjung Jepara Belajar Membatik

JEPARA – Pemerintah Desa Tanjung Kecamatan Pakisaji, baru saja menggelar kegiatan penguatan kearifan lokal 16 hingga 17 Desember lalu. Ibu-ibu diajari membuat batik lokal khas Desa Tanjung.

Petinggi atau Kepala Desa Tanjung Dwi Ganoto menjelaskan, dengan diberikan pelatihan membatik, warga Desa Tanjung dapat mengembangkannya menjadi peluang usaha. Sehingga ada kesibukan di rumah. Juga untuk penguatan ekonomi produktif masyarakat Desa Tanjung.

“Selain menambah keterampilan, kalau sibuk dengan usahanya, maka terhindar dari potensi konflik sosial maupun penyeberan paham radikal dan terorisme,” ujarnya.


Belum lama ini Desa Tanjung juga memperoleh bantuan keuangan dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI sebesar Rp 50 juta. “Bantuan itu diterima oleh sanggar Seni Panca Karya Tunggal Desa Tanjung Kecamantan Pakisaji,” terangnya.

Baca Juga :  Sempat Jadi Klaster, MTs Rengging Jepara Mulai PTM Lagi Hari ini

Dwi menjelaskan bantuan tersebut digunakan untuk menambah kelengkapan kesenian di Desa Tanjung berupa peralatan musik tradisional berupa demung saron. “Alat tersebut bisa digunakan untuk menunjang kesenian tradisional yang sudah ada. Seperti reog, emprak, maupun campursari. Selain itu juga ada musik dangdut,” imbuhnya. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Pemerintah Desa Tanjung Kecamatan Pakisaji, baru saja menggelar kegiatan penguatan kearifan lokal 16 hingga 17 Desember lalu. Ibu-ibu diajari membuat batik lokal khas Desa Tanjung.

Petinggi atau Kepala Desa Tanjung Dwi Ganoto menjelaskan, dengan diberikan pelatihan membatik, warga Desa Tanjung dapat mengembangkannya menjadi peluang usaha. Sehingga ada kesibukan di rumah. Juga untuk penguatan ekonomi produktif masyarakat Desa Tanjung.

“Selain menambah keterampilan, kalau sibuk dengan usahanya, maka terhindar dari potensi konflik sosial maupun penyeberan paham radikal dan terorisme,” ujarnya.

Belum lama ini Desa Tanjung juga memperoleh bantuan keuangan dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI sebesar Rp 50 juta. “Bantuan itu diterima oleh sanggar Seni Panca Karya Tunggal Desa Tanjung Kecamantan Pakisaji,” terangnya.

Baca Juga :  Ratusan Rumah di Ujungbatu dan Jobokuto Jepara Terendam Air Rob

Dwi menjelaskan bantuan tersebut digunakan untuk menambah kelengkapan kesenian di Desa Tanjung berupa peralatan musik tradisional berupa demung saron. “Alat tersebut bisa digunakan untuk menunjang kesenian tradisional yang sudah ada. Seperti reog, emprak, maupun campursari. Selain itu juga ada musik dangdut,” imbuhnya. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/