25.3 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Kakek di Pecangaan Jepara Bunuh Diri Terjun ke Sumur, Begini Kronologinya

JEPARA – Seorang kakek berinisial B, 70, warga Desa Pulodarat, Pecangaan ditemukan meninggal di dalam sumur pada Rabu (28/9). Diduga korban meninggal usai melakukan bunuh diri dengan menceburkan diri ke dalam sumur.

Baca Juga : Polres Jepara Tangkap 11 Pelaku Curanmor di 40 Lokasi, Begini Modusnya

Petinggi Desa Pulodarat, Akhmad Burnadi saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan kabar tersebut. Ia menyampaikan, korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang anggota keluarganya saat hendak mengirim makanan kepada korban.


“Ya, benar ditemukan di dalam sumur. Semula anaknya curiga penutup sumur terbuka. Setelah dicek korban ternyata sudah ditemukan meninggal di dalamnya,” katanya.

Sebelumnya, korban yang juga memiliki gangguan pendengaran itu, tiga tahun yang lalu juga pernah melakukan percobaan bunuh diri. Namun, berhasil digagalkan oleh pihak keluarga.

Baca Juga :  Cabuli Anak Dibawah Umur saat Mabuk, Polisi Amankan Dua Pemuda asal Jepara

“Kurang lebih tiga tahun yang lalu, pernah juga melakukan percobaan bunuh diri,” katanya.

Lebih lanjut, Burnadi menuturkan setelah dievakuasi tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Setelahnya, korban pun langsung disemayamkan. (khim) 

JEPARA – Seorang kakek berinisial B, 70, warga Desa Pulodarat, Pecangaan ditemukan meninggal di dalam sumur pada Rabu (28/9). Diduga korban meninggal usai melakukan bunuh diri dengan menceburkan diri ke dalam sumur.

Baca Juga : Polres Jepara Tangkap 11 Pelaku Curanmor di 40 Lokasi, Begini Modusnya

Petinggi Desa Pulodarat, Akhmad Burnadi saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan kabar tersebut. Ia menyampaikan, korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang anggota keluarganya saat hendak mengirim makanan kepada korban.

“Ya, benar ditemukan di dalam sumur. Semula anaknya curiga penutup sumur terbuka. Setelah dicek korban ternyata sudah ditemukan meninggal di dalamnya,” katanya.

Sebelumnya, korban yang juga memiliki gangguan pendengaran itu, tiga tahun yang lalu juga pernah melakukan percobaan bunuh diri. Namun, berhasil digagalkan oleh pihak keluarga.

Baca Juga :  Dulu Ramai, Kini Wahana di Bandengan Jepara Tak Terawat

“Kurang lebih tiga tahun yang lalu, pernah juga melakukan percobaan bunuh diri,” katanya.

Lebih lanjut, Burnadi menuturkan setelah dievakuasi tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Setelahnya, korban pun langsung disemayamkan. (khim) 


Most Read

Artikel Terbaru

/