alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Renovasi Petilasan Ratu Kalinyamat Jepara Digelontor Rp 200 Juta

JEPARA – Renovasi petilasan Ratu Kalinyamat di Desa Tulakan, Donorojo digelontor anggaran Rp 200 juta. Biaya itu diambil dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Perubahan 2021. Termasuk di dalamnya anggaran sebesar Rp 14 juta untuk biaya perencanaan dan pengawasan.

Rencananya, proses renovasinya bisa segera dimulai akhir Oktober mendatang. ”Syukur-syukur bisa lebih cepat. Nantinya prioritas untuk renovasi bangunan yang rusak tertimpa pohon,” terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Zamroni Lestiaza melalui Kabid Destinasi Pariwisata Nur Zuhruf.

Sebelumnya diberitakan sebuah pohon dengan ketinggian lebih dari sepuluh meter yang dikeramatkan warga di kompleks petilasan Ratu Kalinyamat Desa Tulakan, Donorojo ambruk (17/2) lalu. Akibatnya, bangunan itu mengalami kerusakan bagian musala, aula, dan toilet.


Juru kunci petilasan Ratu Kalinyamat, Mukhlisin mengatakan pohon tersebut merupakan jenis pohon winong. Ia memperkirakan usianya mencapai ratusan tahun. Pohon tersebut dikeramatkan oleh warga lantaran usianya yang mencapai ratusan tahun. Selain itu karena lokasinya berada di kompleks petilasan Ratu kalinyamat.

Baca Juga :  Proyek Infrastuktur di Jepara Berpacu dengan Cuaca

Dari pantauan di lapangan, saat ini pohon yang sempat roboh itu telah didirikan kembali. Namun, yang berdiri tidak seluruh bagian pohon. Melainkan menyisakan bagian akar dan batang beberapa meter saja. Bagian pohon lainnya telah dipotong-potong dan disusun di salah satu sudut kompleks petilasan. Bangunan yang rusak pun saat ini telah dibersihkan dan diratakan.

Sementara pengunjung petilasan saat ini masih ramai. ”Saat malam 7 Suro masih ramai. Pengunjungnya bisa dari mana-mana. Ada yang dari Jawa maupun luar Jawa,” jelasnya.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Renovasi petilasan Ratu Kalinyamat di Desa Tulakan, Donorojo digelontor anggaran Rp 200 juta. Biaya itu diambil dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Perubahan 2021. Termasuk di dalamnya anggaran sebesar Rp 14 juta untuk biaya perencanaan dan pengawasan.

Rencananya, proses renovasinya bisa segera dimulai akhir Oktober mendatang. ”Syukur-syukur bisa lebih cepat. Nantinya prioritas untuk renovasi bangunan yang rusak tertimpa pohon,” terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Zamroni Lestiaza melalui Kabid Destinasi Pariwisata Nur Zuhruf.

Sebelumnya diberitakan sebuah pohon dengan ketinggian lebih dari sepuluh meter yang dikeramatkan warga di kompleks petilasan Ratu Kalinyamat Desa Tulakan, Donorojo ambruk (17/2) lalu. Akibatnya, bangunan itu mengalami kerusakan bagian musala, aula, dan toilet.

Juru kunci petilasan Ratu Kalinyamat, Mukhlisin mengatakan pohon tersebut merupakan jenis pohon winong. Ia memperkirakan usianya mencapai ratusan tahun. Pohon tersebut dikeramatkan oleh warga lantaran usianya yang mencapai ratusan tahun. Selain itu karena lokasinya berada di kompleks petilasan Ratu kalinyamat.

Baca Juga :  Sinergi Antarunit dengan Belajar di PLN UIK TJB

Dari pantauan di lapangan, saat ini pohon yang sempat roboh itu telah didirikan kembali. Namun, yang berdiri tidak seluruh bagian pohon. Melainkan menyisakan bagian akar dan batang beberapa meter saja. Bagian pohon lainnya telah dipotong-potong dan disusun di salah satu sudut kompleks petilasan. Bangunan yang rusak pun saat ini telah dibersihkan dan diratakan.

Sementara pengunjung petilasan saat ini masih ramai. ”Saat malam 7 Suro masih ramai. Pengunjungnya bisa dari mana-mana. Ada yang dari Jawa maupun luar Jawa,” jelasnya.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/