alexametrics
31.4 C
Kudus
Friday, August 5, 2022

Pj Edy Supriyanto Respon Cepat Masalah di RSUD Kartini Jepara

JEPARA – Media Sosial Twitter belum lama ini diramaikan dengan unggahan cuitan dari akun @UpWanita (Wanita Harus Speak Up). Akun tersebut mengunggah tentang curhatan telah dilecehkan oleh oknum perawat di sebuah rumah sakit di Kabupaten Jepara. Menyikapi itu, pihak RSUD RA Kartini langsung turun tangan dan melakukan investigasi. Pasalnya, dalam foto yang diunggah akun tersebut sang perawat mengenakan seragam RSUD RA Kartini.

Cuitan tersebut diunggah oleh sebuah akun anonym. Sehingga, sulit didapati keterangan lebih detail terkait kasusnya. Meski begitu, Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Pemasaran dan Pelaporan RSUD RA Kartini Agus Carda menegaskan telah mengambil tindakan tegas.

Salah satunya membebastugaskan oknum perawat yang diduga melakukan pelecehan kepada pasien. ”Dengan tetap berpedoman pada asas praduga tak bersalah, sambil menunggu hasil investigasi tersebut, karyawan yang bersangkutan untuk sementara dibebastugaskan untuk tidak melayani pasien secara langsung,” terang Agus Carda kemarin.


Investigasi yang dilakukan meliputi mengumpulkan bukti-bukti di ruangan terkait keberadaan pasien dan jadwal piket. Serta data tindakan medis sesuai status pasien. Pihaknya juga saat ini masih berusaha mengkonfirmasi identitas pelapor agar dapat dimintai keterangan secara langsung. Namun, hingga sore kemarin, pihaknya belum bisa menghubungi sang pembuat cuitan.

Baca Juga :  Jaga Kelestarian Hutan dan Lingkungan, PLN UIK TJB Berikan Bantuan Bibit Pohon Beringin dan Karet

Meski begitu, pihaknya tetap mengupayakan agar investigasi tetap berjalan. Sang karyawan juga masih dibebastugaskan hingga investigasi betul-betul jelas hasilnya. ”Hasil investigasi dan klarifikasi kepada perawat yang diduga melakukan pelecehan, yang bersangkutan menyatakan tidak pernah melakukan sebagaimana yang dituduhkan oleh akun@UpWanita (Wanita Harus Speak Up!!!). Baik kepada pasien tersebut maupun kepada pasien lain,” ungkap Agus Carda.

Namun ia tetap meminta ke pemilik akun apabila yang disampaikan benar, agar segera menyampaikan keluhannya ke Bagian Humas RSUD RA Kartini. Atau datang langsung ke RSUD RA Kartini Jepara bagian layanan aduan pelanggan.

Sementara apabila yang dituduhkan tidak benar, pemilik akun diminta menarik postingannya dan meminta maaf kepada RSUD RA Kartini di seluruh media massa. ”Atau kami akan mengambil langkah-langkah hukum selanjutnya,” tegas Agus Carda.

Menanggapi hal tersebut, Pj Bupati Jepara telah mengintruksikan ke jajarannya.

“Sudah saya instruksikan ke dinas terkait menindaklanjuti” ujar Pj Bupati Jepara. (rom)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Media Sosial Twitter belum lama ini diramaikan dengan unggahan cuitan dari akun @UpWanita (Wanita Harus Speak Up). Akun tersebut mengunggah tentang curhatan telah dilecehkan oleh oknum perawat di sebuah rumah sakit di Kabupaten Jepara. Menyikapi itu, pihak RSUD RA Kartini langsung turun tangan dan melakukan investigasi. Pasalnya, dalam foto yang diunggah akun tersebut sang perawat mengenakan seragam RSUD RA Kartini.

Cuitan tersebut diunggah oleh sebuah akun anonym. Sehingga, sulit didapati keterangan lebih detail terkait kasusnya. Meski begitu, Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Pemasaran dan Pelaporan RSUD RA Kartini Agus Carda menegaskan telah mengambil tindakan tegas.

Salah satunya membebastugaskan oknum perawat yang diduga melakukan pelecehan kepada pasien. ”Dengan tetap berpedoman pada asas praduga tak bersalah, sambil menunggu hasil investigasi tersebut, karyawan yang bersangkutan untuk sementara dibebastugaskan untuk tidak melayani pasien secara langsung,” terang Agus Carda kemarin.

Investigasi yang dilakukan meliputi mengumpulkan bukti-bukti di ruangan terkait keberadaan pasien dan jadwal piket. Serta data tindakan medis sesuai status pasien. Pihaknya juga saat ini masih berusaha mengkonfirmasi identitas pelapor agar dapat dimintai keterangan secara langsung. Namun, hingga sore kemarin, pihaknya belum bisa menghubungi sang pembuat cuitan.

Baca Juga :  Di Jepara, Tak Ada Antrean Pertalite di SPBU, Warga Bisa Beli Kapan Saja

Meski begitu, pihaknya tetap mengupayakan agar investigasi tetap berjalan. Sang karyawan juga masih dibebastugaskan hingga investigasi betul-betul jelas hasilnya. ”Hasil investigasi dan klarifikasi kepada perawat yang diduga melakukan pelecehan, yang bersangkutan menyatakan tidak pernah melakukan sebagaimana yang dituduhkan oleh akun@UpWanita (Wanita Harus Speak Up!!!). Baik kepada pasien tersebut maupun kepada pasien lain,” ungkap Agus Carda.

Namun ia tetap meminta ke pemilik akun apabila yang disampaikan benar, agar segera menyampaikan keluhannya ke Bagian Humas RSUD RA Kartini. Atau datang langsung ke RSUD RA Kartini Jepara bagian layanan aduan pelanggan.

Sementara apabila yang dituduhkan tidak benar, pemilik akun diminta menarik postingannya dan meminta maaf kepada RSUD RA Kartini di seluruh media massa. ”Atau kami akan mengambil langkah-langkah hukum selanjutnya,” tegas Agus Carda.

Menanggapi hal tersebut, Pj Bupati Jepara telah mengintruksikan ke jajarannya.

“Sudah saya instruksikan ke dinas terkait menindaklanjuti” ujar Pj Bupati Jepara. (rom)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/