alexametrics
28 C
Kudus
Monday, July 25, 2022

Audiensi dengan Pj Bupati, PPP Jepara Ajukan Kenaikan Banpol, Apa Pertimbangannya?

JEPARA – Pengurus Harian Dewa Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jepara menggelar audiensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta kemarin. Dalam momentum tersebut, salah satu agendanya adalah mengajukan kenaikan besaran bantuan partai politik (Banpol) untuk tahun mendatang.

Pasalnya, dalam dua tahun ke depan kontestasi partai politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) di tahun 2024 kian masif. Sementara saat ini terkait besaran banpol yang diterima masing-masing partai sebesar Rp 1,83 ribu per suara yang diraih dalam pemilu 2019 lalu. Dalam momen tersebut PPP Jepara berhasil meraih 119.645 suara dan mengantarkan 10 kadernya duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Sehingga, PPP berhak mendapatkan banpol sebesar Rp 218 juta. ”Kami juga meminta keamanan data terkait banpol yang diterima,” ungkap Ketua DPC PPP Jepara Masykuri kemarin.

Baca Juga :  Dua Tahun Digelar Terbatas, Perang Obor di Jepara Kembali Dibuka untuk Umum

Menanggapi pengajuan dari DPC PPP, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mengecek kembali. Ia menjelaskan banpol yang diberikan bersumber dari APBD Kabupaten Jepara. Tahun ini Jepara mendapatkan pendapatan sebesar Rp 2,3 triliun, sementara kebutuhan anggarannya mencapai Rp 2,5 triliun. ”Nanti dicek lagi dengan Pak Asisten 1 dan Bakesbangpol. Terkait banpol, kegunaannya harus betul-betul diperhatikan. Tidak boleh menyalahi aturan, tegas Edy kemarin.

Saat ini masing-masing parpol di Jepara tinggal menunggu pencairan banpol yang diperoleh. Perkiraannya, banpol tersebut mulai cair antara bulan depan atau Agustus. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Pengurus Harian Dewa Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jepara menggelar audiensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta kemarin. Dalam momentum tersebut, salah satu agendanya adalah mengajukan kenaikan besaran bantuan partai politik (Banpol) untuk tahun mendatang.

Pasalnya, dalam dua tahun ke depan kontestasi partai politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) di tahun 2024 kian masif. Sementara saat ini terkait besaran banpol yang diterima masing-masing partai sebesar Rp 1,83 ribu per suara yang diraih dalam pemilu 2019 lalu. Dalam momen tersebut PPP Jepara berhasil meraih 119.645 suara dan mengantarkan 10 kadernya duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Sehingga, PPP berhak mendapatkan banpol sebesar Rp 218 juta. ”Kami juga meminta keamanan data terkait banpol yang diterima,” ungkap Ketua DPC PPP Jepara Masykuri kemarin.

Baca Juga :  Relokasi Pedagang Pasar Jepara Tak Kunjung Beres, Ini Penyebabnya!

Menanggapi pengajuan dari DPC PPP, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mengecek kembali. Ia menjelaskan banpol yang diberikan bersumber dari APBD Kabupaten Jepara. Tahun ini Jepara mendapatkan pendapatan sebesar Rp 2,3 triliun, sementara kebutuhan anggarannya mencapai Rp 2,5 triliun. ”Nanti dicek lagi dengan Pak Asisten 1 dan Bakesbangpol. Terkait banpol, kegunaannya harus betul-betul diperhatikan. Tidak boleh menyalahi aturan, tegas Edy kemarin.

Saat ini masing-masing parpol di Jepara tinggal menunggu pencairan banpol yang diperoleh. Perkiraannya, banpol tersebut mulai cair antara bulan depan atau Agustus. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/