alexametrics
24.2 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Festival Kupat Lepet Ramaikan Pesta Lomban di Jepara Dipastikan Meriah

JEPARA – Setelah dipastikan Pesta Lomban tahun ini boleh digelar, perayaannya diprediksi bakal meriah. Pasalnya, seluruh rangkaiannya dilaksanakan secara terbuka dan boleh dihadiri masyarakat meski tetap menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, untuk Pesta Lomban tahun ini Festival Kupat Lepet kembali digelar setelah sempat vakum dua tahun akibat pandemi.

Rangkaian acara pesta lomban tahun ini dimulai dengan pelaksanaan ziarah di 2 makam pada Minggu (8/5). Yaitu makam Cik Lanang di Kelurahan Ujungbatu sekitar pukul 15.30 dan dilanjut ziarah makam Mbah Ronggo di Kelurahan Ujungbatu sekitar pukul 18.30.

Rangkaiannya dilanjut lagi dengan pergelaran wayang kulit semalam suntuk di TPI Ujungbatu. Baru esok harinya, Senin (9/5) dilaksanakan larung kepala kerbau ke tengah laut. Dan ditutup dengan festival kupat lepet di Pantai Kartini Jepara.

Baca Juga :  Efek Covid-19 dalam Dunia Pendidikan

Perayaan pekan syawalan tahun ini jauh berbeda dengan du tahun kemarin. Pasalnya saat itu rangkaiannya digelar tertutup dan terbatas. Saat prosesi larung kepala kerbau yang biasa diikuti puluhan hingga ratusan kapal tahun kemarin hanya diikuti satu kapal saja. ”Untuk tahun ini, seluruh rangkaian tetap harus menerapkan protokol kehesatan,” terang Bupati Jepara Dian Kristiandi.

Selama libur Lebaran tahun ini pun ia menegaskan taka da penutupan tempat wisata. Dalam momentum tersebut, pihaknya pun mengupayakan antisipasi kemacetan di beberapa titik. Salah satunya dengan berkoordinasi dengan para stakeholder. Mulai dari Polres, Kodim, dan Dinas Perhubungan Jepara. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Setelah dipastikan Pesta Lomban tahun ini boleh digelar, perayaannya diprediksi bakal meriah. Pasalnya, seluruh rangkaiannya dilaksanakan secara terbuka dan boleh dihadiri masyarakat meski tetap menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, untuk Pesta Lomban tahun ini Festival Kupat Lepet kembali digelar setelah sempat vakum dua tahun akibat pandemi.

Rangkaian acara pesta lomban tahun ini dimulai dengan pelaksanaan ziarah di 2 makam pada Minggu (8/5). Yaitu makam Cik Lanang di Kelurahan Ujungbatu sekitar pukul 15.30 dan dilanjut ziarah makam Mbah Ronggo di Kelurahan Ujungbatu sekitar pukul 18.30.

Rangkaiannya dilanjut lagi dengan pergelaran wayang kulit semalam suntuk di TPI Ujungbatu. Baru esok harinya, Senin (9/5) dilaksanakan larung kepala kerbau ke tengah laut. Dan ditutup dengan festival kupat lepet di Pantai Kartini Jepara.

Baca Juga :  Sepakat Berdamai, Kasus Guru Ngaji Aniaya Murid di Jepara Dihentikan

Perayaan pekan syawalan tahun ini jauh berbeda dengan du tahun kemarin. Pasalnya saat itu rangkaiannya digelar tertutup dan terbatas. Saat prosesi larung kepala kerbau yang biasa diikuti puluhan hingga ratusan kapal tahun kemarin hanya diikuti satu kapal saja. ”Untuk tahun ini, seluruh rangkaian tetap harus menerapkan protokol kehesatan,” terang Bupati Jepara Dian Kristiandi.

Selama libur Lebaran tahun ini pun ia menegaskan taka da penutupan tempat wisata. Dalam momentum tersebut, pihaknya pun mengupayakan antisipasi kemacetan di beberapa titik. Salah satunya dengan berkoordinasi dengan para stakeholder. Mulai dari Polres, Kodim, dan Dinas Perhubungan Jepara. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/