alexametrics
21.9 C
Kudus
Thursday, June 30, 2022

Nelayan Jepara Terima Bantuan Mesin Kapal Senilai Rp 342 Juta

JEPARA – Nelayan Jepara butuh peremajaan mesin kapal. Pasalnya mayoritas mesin kapal nelayan di Jepara telah berumur. Tahun ini nelayan Jepara bakal menerima bantuan mesin kapal, total nilainya Rp 342 juta.

Ahmad Sofuan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap pada Dinas Perikanan Jepara. Menyebut ada 8.542 nelayan di Jepara. Sementara mereka menggunakan mesin yang sudah tua, berumur, dan tidak layak. “Mayoritas mesin berumur di atas lima tahun. Ini bisa memengaruhi performa saat melaut,” ujarnya.

Pihaknya akan memberikan bantuan pengadaan mesin tersebut. Rencananya di Agustus mendatang. Anggarannya sekitar Rp 342 juta. Pihaknya belum menetapkan penerima bantuan tersebut. Karena masih menunggu proses verifikasi dari pemohon.


Mustain, salah satu ketua kelompok nelayan di Jepara mengungkapkan ada berbagai jenis nelayan. Ada yang menggunakan jaring, bubu rajungan, arat, cangkang. Masing-masing menggunakan kapasitas mesin yang berbeda. “Kalau nelayan rajungan, seperti dirinya memakai mesin 16 pk. Berbeda lagi dengan nelayan arat, yakni 24 sampai 30 pk,” terangnya.

Baca Juga :  Ini Alasan Disperkim Jepara Ajukan Seribu Unit RTLH

Kata Mustain, pihaknya juga pernah mendapat bantuan mesin dari pemerintah. Sebab ia mengaku sering didatangi pihak direktorat jenderal, provinsi, dan kabupaten.

Ketua Forum Komunikasi Nelayan Rajungan Nusantara itu mengaku ada sekitar 100-an nelayan rajungan. “Tapi ya ngasihnya kan nggak semua, misalnya dari 15 nelayan dalam satu kelompok, dikasihnya cuma tiga,” jelasnya.

Ia akan sangat berterima kasih bila ada yang membantu teman-teman seprofesinya. Sebab, kebutuhan untuk ekspor rajungan menjadi kepentingan nasional. “Nomor tiga setelah udang dan tuna,” kata Mustain. (nib/war)

 

JEPARA – Nelayan Jepara butuh peremajaan mesin kapal. Pasalnya mayoritas mesin kapal nelayan di Jepara telah berumur. Tahun ini nelayan Jepara bakal menerima bantuan mesin kapal, total nilainya Rp 342 juta.

Ahmad Sofuan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap pada Dinas Perikanan Jepara. Menyebut ada 8.542 nelayan di Jepara. Sementara mereka menggunakan mesin yang sudah tua, berumur, dan tidak layak. “Mayoritas mesin berumur di atas lima tahun. Ini bisa memengaruhi performa saat melaut,” ujarnya.

Pihaknya akan memberikan bantuan pengadaan mesin tersebut. Rencananya di Agustus mendatang. Anggarannya sekitar Rp 342 juta. Pihaknya belum menetapkan penerima bantuan tersebut. Karena masih menunggu proses verifikasi dari pemohon.

Mustain, salah satu ketua kelompok nelayan di Jepara mengungkapkan ada berbagai jenis nelayan. Ada yang menggunakan jaring, bubu rajungan, arat, cangkang. Masing-masing menggunakan kapasitas mesin yang berbeda. “Kalau nelayan rajungan, seperti dirinya memakai mesin 16 pk. Berbeda lagi dengan nelayan arat, yakni 24 sampai 30 pk,” terangnya.

Baca Juga :  DPRD Jepara Konsultasikan Peruntukan Lahan ke Kementerian ATR/BPN

Kata Mustain, pihaknya juga pernah mendapat bantuan mesin dari pemerintah. Sebab ia mengaku sering didatangi pihak direktorat jenderal, provinsi, dan kabupaten.

Ketua Forum Komunikasi Nelayan Rajungan Nusantara itu mengaku ada sekitar 100-an nelayan rajungan. “Tapi ya ngasihnya kan nggak semua, misalnya dari 15 nelayan dalam satu kelompok, dikasihnya cuma tiga,” jelasnya.

Ia akan sangat berterima kasih bila ada yang membantu teman-teman seprofesinya. Sebab, kebutuhan untuk ekspor rajungan menjadi kepentingan nasional. “Nomor tiga setelah udang dan tuna,” kata Mustain. (nib/war)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/