alexametrics
30.3 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Ditata Ulang, Benteng VOC Jepara akan Jadi Ikon Wisata

JEPARA – Benteng Fort Japara XVI atau lebih dikenal masyarakat Benteng VOC tahun ini diajukan mendapat penataan. Penataannya berupa sarana dan prasarana tambahan. Sehingga, nantinya benteng tersebut tidak hanya dikenal sebagai Taman Makam Pahlawan (TMP) Jepara.

Pasalnya, lokasinya tepat berada di samping kompleks TMP Jepara. Wartawan Koran ini sempat berkunjung ke kompleks benteng tersebut. Kondisinya bersih dan terawat. Hanya saja sepi pengunjung. Sebab itu, usulan adanya penataan tersebut dikemukakan oleh Penjabat (PJ) Bupati Jepara Edy Supriyanta saat mengunjungi benteng tersebut Sabtu (25/6). ”Benteng Fort Japara akan kita jadikan ikon wisata yang menarik dan unik,” tegasnya.

Ada beberapa sarana dan prasarana yang rencananya dikembangkan di lokasi tersebut. Mulai dari musala, sumur, kamar mandi, lampu, dan juga jaringan internet. Bahkan tak menutup kemungkinan juga didirikan beberapa warung kuliner. Meski begitu, rencana penataan tersebut butuh proses. Namun, ia memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar mengusulkan penataan tersebut dalam momentum pembahasan anggaran perubahan mendatang.

Baca Juga :  Pemkab Jepara Validasi 290 Ribuan Warga Tak Miliki KIS

Benteng Fort Japara itu termasuk Benda Cagar Budaya (BCB). Bangunan tersebut dalam kondisi masih relatif baik. Di bagian depan dihiasi dengan taman, menara pandang, dan tempat bersantai bagi para pengunjung.

Yang menjadi ikon adalah sebuah gerbang benteng dengan pintu lengkung bercat putih. Di atasnya terdapat tulisan Fort Japara XVI. Bangunan benteng luas lahannya sekitar 1,69 hektare dan menyatu dengan kompleks TMP Jepara. ”Harapannya, benteng ini tidak hanya dikenal sebagai Taman Makam Pahlawan (TMP) para pejuang di Jepara. Tetapi menjadi lokasi wisata bersejarah dan edukasi yang representatif,” tandas Edy. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Benteng Fort Japara XVI atau lebih dikenal masyarakat Benteng VOC tahun ini diajukan mendapat penataan. Penataannya berupa sarana dan prasarana tambahan. Sehingga, nantinya benteng tersebut tidak hanya dikenal sebagai Taman Makam Pahlawan (TMP) Jepara.

Pasalnya, lokasinya tepat berada di samping kompleks TMP Jepara. Wartawan Koran ini sempat berkunjung ke kompleks benteng tersebut. Kondisinya bersih dan terawat. Hanya saja sepi pengunjung. Sebab itu, usulan adanya penataan tersebut dikemukakan oleh Penjabat (PJ) Bupati Jepara Edy Supriyanta saat mengunjungi benteng tersebut Sabtu (25/6). ”Benteng Fort Japara akan kita jadikan ikon wisata yang menarik dan unik,” tegasnya.

Ada beberapa sarana dan prasarana yang rencananya dikembangkan di lokasi tersebut. Mulai dari musala, sumur, kamar mandi, lampu, dan juga jaringan internet. Bahkan tak menutup kemungkinan juga didirikan beberapa warung kuliner. Meski begitu, rencana penataan tersebut butuh proses. Namun, ia memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar mengusulkan penataan tersebut dalam momentum pembahasan anggaran perubahan mendatang.

Baca Juga :  Sediakan Gerai Vaksin, Pengunjung Wisata di Jepara Dibatasi 50 Persen

Benteng Fort Japara itu termasuk Benda Cagar Budaya (BCB). Bangunan tersebut dalam kondisi masih relatif baik. Di bagian depan dihiasi dengan taman, menara pandang, dan tempat bersantai bagi para pengunjung.

Yang menjadi ikon adalah sebuah gerbang benteng dengan pintu lengkung bercat putih. Di atasnya terdapat tulisan Fort Japara XVI. Bangunan benteng luas lahannya sekitar 1,69 hektare dan menyatu dengan kompleks TMP Jepara. ”Harapannya, benteng ini tidak hanya dikenal sebagai Taman Makam Pahlawan (TMP) para pejuang di Jepara. Tetapi menjadi lokasi wisata bersejarah dan edukasi yang representatif,” tandas Edy. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/