alexametrics
26.3 C
Kudus
Wednesday, June 29, 2022

Dua Pemancing di Jepara yang Hilang Ditemukan Tewas Bergandengan Tangan

JEPARA – Dua pemancing bernama Heru Prakoso, warga Kelurahaan Demaan RT 3/RW dan Heryanto Agung Widodo, warga Kelurahan Panggang RT 1/RW3 ditemukan tewas di tengah laut Jumat (27/5). Sebelum ditemukan meninggal dunia, keduanya dinyatakan hilang sejak Kamis (26/5) lalu.

Kuat dugaan ke duanya tewas lantaran tenggelam. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdiyanto menjelaskan,  kejadian tersebut bermula saat ke dua pemancing berangkat memancing di tengah laut Kamis (26/5) lalu.

Keduanya berangkat dari kawasan Pantai Kelurahan Bulu, Jepara Kota, menggunakan sebuah perahu kecil berwarna kuning. Mereka berangkat sekitar pukul 06.00 pagi. ”Namun saat siang hari kedua orang ini sudah lost contact. Saat itu kan juga hujan dan angin terjadi lebat-lebatnya,” ungkap Arwin.

Baca Juga :  Kejari Jepara Kini Miliki Gedung Pidsus Baru Senilai Rp 1,98 Miliar

Keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Dan pencarian dilakukan Kamis (26/5) malam itu dengan penyisiran wilayah pantai. Hasilnya nihil. Proses pencarian kembali dilanjutkan Jumat (17/5) pagi.

Proses pencarian difokuskan di sekitar Pantai Jepara dan Pulau Panjang. Sekitar pukul 11.00, tim SAR mendapat informasi terdapat nelayang asal Kedungmalang yang menemukan jenazah di sekitar perairan Kedung.

Mereka ditemukan dalam kondisi bergandengan tangan. Lokasinya di sisi utara Pulau Bokor sekitar 3 mil. Sementara dari daratan jaraknya sekitar 5 mil. ”Kemungkinan perahunya pecah. Karena mereka tidak di perahu,” ujar Arwin. (rom/lid)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Dua pemancing bernama Heru Prakoso, warga Kelurahaan Demaan RT 3/RW dan Heryanto Agung Widodo, warga Kelurahan Panggang RT 1/RW3 ditemukan tewas di tengah laut Jumat (27/5). Sebelum ditemukan meninggal dunia, keduanya dinyatakan hilang sejak Kamis (26/5) lalu.

Kuat dugaan ke duanya tewas lantaran tenggelam. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdiyanto menjelaskan,  kejadian tersebut bermula saat ke dua pemancing berangkat memancing di tengah laut Kamis (26/5) lalu.

Keduanya berangkat dari kawasan Pantai Kelurahan Bulu, Jepara Kota, menggunakan sebuah perahu kecil berwarna kuning. Mereka berangkat sekitar pukul 06.00 pagi. ”Namun saat siang hari kedua orang ini sudah lost contact. Saat itu kan juga hujan dan angin terjadi lebat-lebatnya,” ungkap Arwin.

Baca Juga :  Rawan Angin Puting Beliung, BPBD Jepara Petakan Status Siaga Bencana

Keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Dan pencarian dilakukan Kamis (26/5) malam itu dengan penyisiran wilayah pantai. Hasilnya nihil. Proses pencarian kembali dilanjutkan Jumat (17/5) pagi.

Proses pencarian difokuskan di sekitar Pantai Jepara dan Pulau Panjang. Sekitar pukul 11.00, tim SAR mendapat informasi terdapat nelayang asal Kedungmalang yang menemukan jenazah di sekitar perairan Kedung.

Mereka ditemukan dalam kondisi bergandengan tangan. Lokasinya di sisi utara Pulau Bokor sekitar 3 mil. Sementara dari daratan jaraknya sekitar 5 mil. ”Kemungkinan perahunya pecah. Karena mereka tidak di perahu,” ujar Arwin. (rom/lid)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/