alexametrics
23.5 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Pemancing Tewas Tenggelam di Pantai Pungkruk Jepara Akhirnya Ditemukan

JEPARA – Pemancing yang sempat hilang di Pantai Pungkruk sudah ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa pada Sabtu, (26/2) dini hari. Setelah divisum, jenazah dijemput warga untuk dimakamkan.

Korban diketahui bernama Noor Muhammad Sholeh (42), Desa Suwawal, Mlonggo. Ia memancing bersama temannya pada Jumat (24/2). Temannya juga sempat tenggelam tapi nyawanya masih bisa selamat.

Arwin Noor, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara mengonfirmasi hilangnya pemancing tersebut. Pada dini hari (26/02) sekitar pukul 00.25 ditemukan dalam kondisi meninggal. “Sudah dievakuasi di tepi pantai dini hari,” jelas Arwin.


Petugas jenazah RSUD Kartini Jepara, Jono mengaku menerima jasad pada dini hari itu (26/2). Ia menjelaskan jasad berada dalam kondisi baik. Tidak busuk, terluka, atau menggembung. “Karena hanya sehari ya langsung ditemukan. Kalau 2-3 hari biasanya menggembung,” jelas Jono.

Baca Juga :  PLN UIK Tanjung Jati B Jepara Berikan Bantuan Motor Listrik Sampah dan Sumur Bor Listrik

Kepala polsek Mlonggo AKP Suditjipto menyatakan pemancing sudah dalam keadaan terombang ambing di laut. Badannya lemas. “Jenazah itu kan sampai kaku,” kata dia.

Ia menyatakan keduanya memancing  tidak sampai tengah laut, namun 100 meter dari pantai. Tapi saat itu memang ombak sedang tinggi.

Pihaknya mengaku sudah berulang kali mengingatkan warga sekitar lewat patroli yang dilakukan. “Warga sering curi-curi kesempatan,” kata ketua Polsek tersebut.

Ia menambahkan, untuk kondisi teman korban saat ini sudah membaik. Tidak ada masalah. (nib/him)

JEPARA – Pemancing yang sempat hilang di Pantai Pungkruk sudah ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa pada Sabtu, (26/2) dini hari. Setelah divisum, jenazah dijemput warga untuk dimakamkan.

Korban diketahui bernama Noor Muhammad Sholeh (42), Desa Suwawal, Mlonggo. Ia memancing bersama temannya pada Jumat (24/2). Temannya juga sempat tenggelam tapi nyawanya masih bisa selamat.

Arwin Noor, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara mengonfirmasi hilangnya pemancing tersebut. Pada dini hari (26/02) sekitar pukul 00.25 ditemukan dalam kondisi meninggal. “Sudah dievakuasi di tepi pantai dini hari,” jelas Arwin.

Petugas jenazah RSUD Kartini Jepara, Jono mengaku menerima jasad pada dini hari itu (26/2). Ia menjelaskan jasad berada dalam kondisi baik. Tidak busuk, terluka, atau menggembung. “Karena hanya sehari ya langsung ditemukan. Kalau 2-3 hari biasanya menggembung,” jelas Jono.

Baca Juga :  Dilelang Rp 44,5 Juta, Kendaraan Milik Pemkab Jepara Laku Rp 103 Juta

Kepala polsek Mlonggo AKP Suditjipto menyatakan pemancing sudah dalam keadaan terombang ambing di laut. Badannya lemas. “Jenazah itu kan sampai kaku,” kata dia.

Ia menyatakan keduanya memancing  tidak sampai tengah laut, namun 100 meter dari pantai. Tapi saat itu memang ombak sedang tinggi.

Pihaknya mengaku sudah berulang kali mengingatkan warga sekitar lewat patroli yang dilakukan. “Warga sering curi-curi kesempatan,” kata ketua Polsek tersebut.

Ia menambahkan, untuk kondisi teman korban saat ini sudah membaik. Tidak ada masalah. (nib/him)


Most Read

Artikel Terbaru

/