Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suporter Persijap Jepara Suarakan Isu Karhutla saat Menjamu Garudayaksa

F
Penulis: Fikri Thoharudin❯
AKSI PROTES: Para suporter Persijap Jepara gaungkan isu Karhutla dengan visualisasi tajam, saat menjamu Garudayaksa pada Sabtu (7/11) malam. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
AKSI PROTES: Para suporter Persijap Jepara gaungkan isu Karhutla dengan visualisasi tajam, saat menjamu Garudayaksa pada Sabtu (7/11) malam. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

Advertisement

JEPARA — Tribune katarsis. Hal itulah yang direspon oleh para pendukung Persijap Jepara pada pekan ke-9 Super League, saat menjamu Garudayaksa FC.

Gemuruh stadion yang biasanya hanya berisi tentang pujaan kepada pahlawan lapangan hijau maupun tekanan mental bagi tim lawan.

Namun, pada Sabtu (7/11) malam, jauh berbeda.

Advertisement

Aksi-aksi visualisasi, membuat ribuan pasang mata di tribun Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara tertegun, jika hutan Indonesia sedang sekarat.

Pesan tersebut tak hanya ditujukan untuk publik di Stadion GBK belaka, tapi juga hendak disampaikan untuk khalayak umum. 

Waktu permainan menunjukkan menit ke-40, ketika pergerakan senyap terjadi di tribun selatan. 

Advertisement

Perlahan tapi pasti. Selembar kain raksasa ditarik dari tangan ke tangan. Dibentangkan, ditali di antaranya kursi tribune. 

'No Forest No Future, All Eyes On Karhutla' yang menyisipkan pesan, bahwa tanpa pohon dan hutan, manusia hanya akan mewarisi tanah yang tandus dan udara yang beracun. Bumi yang tak layak dihuni dan ditinggali. 

Sementara di tribune utara, gambar tiga ekor orang utan yang tampak nanar. Berlatar rumah alaminya hangus dengan efek lalapan api akibat Karhutla.

Aksi tersebut tidak berhenti di situ.

Advertisement

Artikel Terkait

Lima Kali Kalah Berturut-turut, Persijap Jadi Juru Kunci Zona Degradasi 

Lima Kali Kalah Berturut-turut, Persijap Jadi Juru Kunci Zona Degradasi 

Selain penyelesaian akhir, aspek komunikasi di lini pertahanan juga menjadi perhatian. Sendri menilai koordinasi antarpemain masih perlu diperbaiki, agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan fatal.

Dua Laga Tak Puas dengan Juan Cortes, Mario Lemos Ditarik Lagi Jadi Head Coach

Dua Laga Tak Puas dengan Juan Cortes, Mario Lemos Ditarik Lagi Jadi Head Coach

Penggantian Mario Lemos untuk mengisi kembali posisi Head Coach telah terbaca usai partai kandang.

Persijap Kehilangan Poin di Menit Akhir, Konsistensi Permainan Jadi PR

Persijap Kehilangan Poin di Menit Akhir, Konsistensi Permainan Jadi PR

Bumi Kartini (GBK), Laskar Kalinyamat harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2. Hasil ini, menjadi kekalahan kali ke-7.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer