Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Emprak Menolak Punah, Lestari Moerdijat Tanggap Sebulan Sekali Selama Setahun 

F
Penulis: Fikri Thoharudin❯
MENGGUGAH: Grup Emprak Sido Mukti dari Desa Kepuk, Kecamatan Bangsri, hibur masyarakat Kelurahan Bapangan Jepara, pada Kamis (5/11) malam. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat beserta pengurus NasDem, berkomitmen dalam pelestarian kesenian tersebut. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)
MENGGUGAH: Grup Emprak Sido Mukti dari Desa Kepuk, Kecamatan Bangsri, hibur masyarakat Kelurahan Bapangan Jepara, pada Kamis (5/11) malam. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat beserta pengurus NasDem, berkomitmen dalam pelestarian kesenian tersebut. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS)

Advertisement

JEPARA — Alunan musik tradisional berpadu ritmis. Suara kendang, rebana, saron, hingga organ mengalun mengikuti gerak tubuh para seniman. Enerjik.

Gelak tawa para penonton sesekali memecah suasana di Kelurahan Bapangan, Kecamatan/Kabupaten Jepara, pada Kamis (5/11) malam tersebut. 

Sorot lampu panggung sederhana menerangi para seniman yang tampil atraktif. Menyambung hidup kesenian Emprak yang kini kian langka.

Advertisement

Suasana terasa hangat dan guyub di tengah riuhnya penonton yang memadati area pertunjukan.

Pemandangan menarik terlihat di deretan kursi penonton. Tak hanya kalangan sepuh yang hadir melepas rindu pada seni masa lalu, anak-anak dan generasi muda juga tampak antusias. Duduk manis menikmati pertunjukan. 

Kehadiran mereka membawa secercah harapan, di tengah kekhawatiran akan hilangnya warisan leluhur. 

Advertisement

Pertunjukan ini bukan sekadar hiburan musiman. Melainkan sebuah gerakan nyata melawan kepunahan. 

Di tengah gempuran modernisasi, grup Emprak Sido Mukti ini sengaja dihadirkan kembali ke tengah masyarakat untuk membuktikan bahwa budaya lokal masih memiliki taji dan menolak untuk dilupakan.

Gelaran ini diadakan di antaranya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Nasdem yang ke-15. 

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Pratikno, yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Jepara, turut mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi seni tradisional saat ini.

Advertisement

Artikel Terkait

Barikan Kubro Karimunjawa Sedot Antusiasme Pengunjung, Turis Asing Ikut Berkebaya

Barikan Kubro Karimunjawa Sedot Antusiasme Pengunjung, Turis Asing Ikut Berkebaya

Barikan Kubro bersifat umum, tidak hanya religi tetapi netral untuk semua elemen. Hotel-hotel juga ikut mempromosikan melalui pamflet, bahkan ada yang menawarkan paket sewa baju adat. Ini bisa menggerakkan ekonomi rakyat

Perang Obor Jepara Didorong Masuk Kharisma Event Nusantara

Perang Obor Jepara Didorong Masuk Kharisma Event Nusantara

Jawa Tengah memiliki kekayaan atraksi budaya yang sangat besar. Pada tahun ini, tercatat ada 265 event budaya dan wisata yang telah terdata, dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer