PLN UIK Tanjung Jati B Berdayakan Siswa SLB Negeri 1 Jepara Lewat Program EmPOWER

JEPARA – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan (UIK) Tanjung Jati B meresmikan Program EmPOWER (Empowering People through Opportunity, Well-being, Economic Resilience) di SLB Negeri 1 Jepara, Rabu (4/11/2026).
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini membuka jalan bagi siswa dan alumni penyandang disabilitas untuk berkarya dan mandiri secara ekonomi melalui pengembangan UMKM.
Seremoni peresmian dihadiri General Manager PLN UIK Tanjung Jati B Sofwani Anang Ru’yat, SRM KKU Hary Subagyo, Manager Aset Properti, Komunikasi, dan Umum M. Dian Pangnanggro, serta Assistant Manager TJSL Haris Fujiari.

EmPOWER merupakan program TJSL PLN tahun 2026 yang bertujuan menciptakan ekosistem ekonomi inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat adat dan kelompok rentan.
Program ini selaras dengan RJPP PLN, Asta Cita 4 dan 8, Permen BUMN No. 1 Tahun 2023, ISO 26000, serta SDGs 8. SLB Negeri 1 Jepara dipilih karena penyandang disabilitas memiliki hak dan potensi yang sama untuk berkarya, tetapi masih menghadapi hambatan keterampilan, sarana, dan akses usaha.
PLN UIK Tanjung Jati B memberikan paket pelatihan dan sertifikasi menjahit, serta sarana produksi berbasis listrik untuk lima bidang usaha: menjahit, kerajinan kulit, batik, pertukangan kayu, dan pengolahan makanan.

Bantuan tersebut meliputi kompor batik keramik, kompor gas tungku, mesin planer serut kayu ketam, wood jointer, mesin bubut kayu, mesin jahit kulit, oven, kompresor, tandon air 500 liter, hingga dukungan transportasi.
Total nilai bantuan mencapai Rp93.557.349.
Dengan dukungan ini, siswa dan alumni diharapkan memiliki kompetensi yang diakui, menghasilkan produk siap jual, dan membangun unit usaha yang mandiri serta berkelanjutan.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Sofwani Anang Ru’yat, menegaskan bahwa inklusi harus diwujudkan lewat pemberdayaan.



