Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perayaan Waisak Dihadiri 1.500 Umat, Witiarso: Jepara Rumah Bersama

M
Penulis: M. Khoirul Anwar❯
TEDUH: Peringatan Sannipata Waisak 2570 Tahun Buddhis di Jepara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
TEDUH: Peringatan Sannipata Waisak 2570 Tahun Buddhis di Jepara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Advertisement

 

RADAR KUDUS - Sebanyak 1.500 umat Buddha menghadiri peringatan Sannipata Waisak 2570 Tahun Buddhis di Pendopo R.A. Kartini Jepara, Minggu (21/6/2026). Dalam kesempatan itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan bahwa Jepara adalah rumah bersama bagi seluruh warga tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.

Ribuan Umat Buddha Hadiri Sannipata Waisak Jepara

Advertisement

Peringatan Sannipata Waisak 2570 Tahun Buddhis berlangsung khidmat di Pendopo R.A. Kartini Jepara. Sekitar 1.500 umat Buddha dari berbagai wilayah di Kabupaten Jepara mengikuti kegiatan tersebut.

Acara juga dihadiri Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, tokoh agama, serta para Bhikkhu, Romo, Ramani, dan Pandita dari berbagai majelis agama Buddha.

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.

Advertisement

Witiarso Tekankan Pentingnya Toleransi dan Kerukunan

Dalam sambutannya, Witiarso menyampaikan apresiasi kepada umat Buddha yang selama ini turut menjaga kondusivitas dan mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, keberagaman merupakan kekuatan yang menjadi modal penting bagi kemajuan Jepara.

“Pendopo ini dan Kabupaten Jepara secara utuh adalah rumah besar milik kita bersama. Di rumah ini, semua warga dirangkul, semua diemong, dan semua dilayani tanpa sekat perbedaan,” ujar Witiarso.

Ia menegaskan setiap warga memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Dian Sastrowardoyo Hadir di Borobudur Rayakan Hari Waisak 2026, Netizen Pertanyakan Latar Belakang Agamanya

Dian Sastrowardoyo Hadir di Borobudur Rayakan Hari Waisak 2026, Netizen Pertanyakan Latar Belakang Agamanya

Aktris Dian Sastrowardoyo, yang biasa dipanggil Dian Sastro, tiba-tiba menarik perhatian publik setelah ia membagikan momen ketika merayakan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Tri Suci Waisak 2026: Seruan Damai dari Borobudur untuk Dunia yang Berkonflik

Tri Suci Waisak 2026: Seruan Damai dari Borobudur untuk Dunia yang Berkonflik

Umat Buddha diajak untuk mengambil peran aktif sebagai pelopor perdamaian di tengah dunia yang semakin diwarnai berbagai konflik dan krisis kemanusiaan.

Para Bhikkhu Jalan Kaki 11 Hari Sejauh 220 Kilometer, Dari Jepara Menuju Candi Sewu Klaten untuk Merayakan Waisak

Para Bhikkhu Jalan Kaki 11 Hari Sejauh 220 Kilometer, Dari Jepara Menuju Candi Sewu Klaten untuk Merayakan Waisak

Di tengah terik yang mulai naik perlahan, para bhikkhu terus melangkah, bertolak dari Jepara. Melakukan perjalanan setidaknya 10 hari. Membawa pesan damai, menyusuri jalan panjang, menuju Kota Seribu Candi, Klaten.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer