25.3 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Polres Jepara Tangkap 11 Pelaku Curanmor di 40 Lokasi, Begini Modusnya

JEPARA – Jajaran Polres Jepara menggelar konferensi pers Operasi Sikat Jaran Candi 2022, dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Jepara AKBP Warsono dan didampingi Kasat Reskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi tersebut diungkap 40 kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) dengan 11 tersangka dan 3 orang masih DPO, Senin (26/9).

Baca Juga : Kecelakaan Maut di Jalan Provinsi Rembang, Satu Pengemudi Tewas di tempat, Begini Kronologinya

Kapolres mengatakan, pengungkapan ini didapat dari hasil Operasi Sikat Jaran Candi 2022 yang digelar Polres Jepara selama 20 hari terhitung sejak 25 Agustus – 13 September 2022.


“Dari hasil Operasi Sikat Jaran candi 2022 ini, Polres Jepara berhasil mengungkap 40 TKP perkara curanmor dengan 11 orang tersangka”ungkap Kapolres.

Kapolres menjelaskan, para pelaku curanmor yang ditangkap rata-rata adalah pengangguran atau tidak memiliki pekerjaan tetap. Adapun modus yang sering digunakan oleh para pelaku adalah mencuri kendaraan di tempat sepi seperti persawahan dan perkebunan dengan mengunakan kunci T atau linggis.

Baca Juga :  PSGA Unisnu Jepara dan BKOW Jateng Bersinergi Mewujudkan Pengasuhan Humanis di Era Digital

“Modus yang paling menonjol yaitu mencuri sepeda motor di persawahan atau perkebunan, ini sampai 25 TKP dari 40 TKP,” terang Kapolres.

BARANG BUKTI: Petugas menunjukkan bukti sepeda motor curian baru-baru ini. (ISTIMEWA/RADAR KUDUS)

Dari tindak kasus ini Kasat Reskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan selalu gunakan kunci ganda kendaraan agar lebih aman.

“Kami imbau pada masyarakat untuk selalu waspada, apabila akan pergi titipkan rumah kepada orang yang dipercaya atau tetangga, jangan lupa untuk mengunci ganda kendaraan, kejahatan itu datang karena ada peluang” ujar Kasatreskrim.

Sementara itu, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya para pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.

Kasatreskrim juga menegasakan akan terus mengejar para pelaku yang masih DPO.

“Kepada para pelaku yang masih ada di luar dan masih berkeliaran, berlarilah karena kami Polres Jepara ditugaskan untuk mencari, mengejar dan menangkap kalian dimanapun berada,” tutup Kasatreskrim.

JEPARA – Jajaran Polres Jepara menggelar konferensi pers Operasi Sikat Jaran Candi 2022, dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Jepara AKBP Warsono dan didampingi Kasat Reskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi tersebut diungkap 40 kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) dengan 11 tersangka dan 3 orang masih DPO, Senin (26/9).

Baca Juga : Kecelakaan Maut di Jalan Provinsi Rembang, Satu Pengemudi Tewas di tempat, Begini Kronologinya

Kapolres mengatakan, pengungkapan ini didapat dari hasil Operasi Sikat Jaran Candi 2022 yang digelar Polres Jepara selama 20 hari terhitung sejak 25 Agustus – 13 September 2022.

“Dari hasil Operasi Sikat Jaran candi 2022 ini, Polres Jepara berhasil mengungkap 40 TKP perkara curanmor dengan 11 orang tersangka”ungkap Kapolres.

Kapolres menjelaskan, para pelaku curanmor yang ditangkap rata-rata adalah pengangguran atau tidak memiliki pekerjaan tetap. Adapun modus yang sering digunakan oleh para pelaku adalah mencuri kendaraan di tempat sepi seperti persawahan dan perkebunan dengan mengunakan kunci T atau linggis.

Baca Juga :  Prajurit Koramil Mlonggo Diberi Penyegaran Dasar Keprajuritan

“Modus yang paling menonjol yaitu mencuri sepeda motor di persawahan atau perkebunan, ini sampai 25 TKP dari 40 TKP,” terang Kapolres.

BARANG BUKTI: Petugas menunjukkan bukti sepeda motor curian baru-baru ini. (ISTIMEWA/RADAR KUDUS)

Dari tindak kasus ini Kasat Reskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan selalu gunakan kunci ganda kendaraan agar lebih aman.

“Kami imbau pada masyarakat untuk selalu waspada, apabila akan pergi titipkan rumah kepada orang yang dipercaya atau tetangga, jangan lupa untuk mengunci ganda kendaraan, kejahatan itu datang karena ada peluang” ujar Kasatreskrim.

Sementara itu, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya para pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.

Kasatreskrim juga menegasakan akan terus mengejar para pelaku yang masih DPO.

“Kepada para pelaku yang masih ada di luar dan masih berkeliaran, berlarilah karena kami Polres Jepara ditugaskan untuk mencari, mengejar dan menangkap kalian dimanapun berada,” tutup Kasatreskrim.


Most Read

Artikel Terbaru

/