25.3 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Pemkab Jepara Anggarkan Rp 15 Miliar untuk Pembangunan Lanjutan Pasar Bangsri

JEPARA – Pembangunan Pasar Bangsri masih kembali berlanjut tahun depan. Rencananya, untuk tahun depan fokus pembangunannya adalah finishing dan pemasangan instalasi. Rencananya, untuk mendukung pembangunan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara mengusulkan anggaran sekitar Rp 15 miliar untuk proyek pasar tersebut.

Diketahui, tahun ini pembangunan pasar tersebut masih berjalan dan baru berakhir akhir tahun ini. Anggaran yang dikucurkan sekitar Rp 8 miliar untuk menyelesaikan seluruh kios yang ada di dalam. Pasar tersebut diproyeksikan memiliki 1.400 kios. Terdiri dari 114 kios mengahadap ke luar, 124 kios menghadap ke dalam, 558 kios dalam los. Adapula 2 kios selep tepung, 184 lapak basah dan 347 lapak kering. ”Tahun depan untuk finishing kios dan los. Agar tahun 2023 bisa ditempati,” terang Kepala DPUPR Jepara Ary Bachtiar kemarin.

Baca Juga :  Dikeluhkan Warga, 90 Persen Tambak Udang di Karimunjawa Tak Berizin

Ia menjelaskan saat proses relokasi pedagang dari Pasar Bangsri lama ke Pasar Bangsri baru nantinya adalah kewenangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara. ”Termasuk dalam membagi kios atau los kepada pedagang. Adapun pengadaan tempat barunya atau pasar baru, itu tugas DPUPR,” papar Ary.


Diketahui, Pembangunan pasar tersebut dimulasi sejak tahun 2018. Di tahun 2020 pembangunannya sempat terhenti akibat adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di Jepara. Pembangunannya baru dilanjutkan kembali tahun kemarin dengan anggarannya sekitar Rp 5 miliar dari APBD Kabupaten Jepara. (rom)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Pembangunan Pasar Bangsri masih kembali berlanjut tahun depan. Rencananya, untuk tahun depan fokus pembangunannya adalah finishing dan pemasangan instalasi. Rencananya, untuk mendukung pembangunan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara mengusulkan anggaran sekitar Rp 15 miliar untuk proyek pasar tersebut.

Diketahui, tahun ini pembangunan pasar tersebut masih berjalan dan baru berakhir akhir tahun ini. Anggaran yang dikucurkan sekitar Rp 8 miliar untuk menyelesaikan seluruh kios yang ada di dalam. Pasar tersebut diproyeksikan memiliki 1.400 kios. Terdiri dari 114 kios mengahadap ke luar, 124 kios menghadap ke dalam, 558 kios dalam los. Adapula 2 kios selep tepung, 184 lapak basah dan 347 lapak kering. ”Tahun depan untuk finishing kios dan los. Agar tahun 2023 bisa ditempati,” terang Kepala DPUPR Jepara Ary Bachtiar kemarin.

Baca Juga :  Suluk Mantingan: Islam Tidak “Menjajah” Budaya Jawa

Ia menjelaskan saat proses relokasi pedagang dari Pasar Bangsri lama ke Pasar Bangsri baru nantinya adalah kewenangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara. ”Termasuk dalam membagi kios atau los kepada pedagang. Adapun pengadaan tempat barunya atau pasar baru, itu tugas DPUPR,” papar Ary.

Diketahui, Pembangunan pasar tersebut dimulasi sejak tahun 2018. Di tahun 2020 pembangunannya sempat terhenti akibat adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di Jepara. Pembangunannya baru dilanjutkan kembali tahun kemarin dengan anggarannya sekitar Rp 5 miliar dari APBD Kabupaten Jepara. (rom)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/