alexametrics
24.7 C
Kudus
Tuesday, June 28, 2022

Cuma Modal Sejuta, Pemuda Keling Jepara Bikin Pengelolaan Sampah 3 R

JEPARA – Hanya bermodalkan Rp 1 juta pemuda Desa Keling mampu membuat Tempat Pengolahan Sampah (TPS) modern dengan sistem Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, TPS ini terlihat bersih dan tidak menimbulkaan aroma tak sedap.

Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPNS) 2022, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara Diyar Susanto didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Farikhah Elida, dan Kepala Diskominfo Jepara Arif Darmawan mengunjungi TPS3R itu di RT 1 RW 3 Desa Keling, kemarin.

Koordinator TPS3R Kalingga Mandiri Ahmad Amin mengatakan, ide pengolahan sampah modern dengan sistem 3R ini berawal dari gagasan para pemuda desa. Kemudian mereka menggandeng Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), serta pendampingan dari DLH Kabupaten Jepara akhirnya berkembang hingga sekarang.


“Awalnya kami hanya modal Rp1juta rupiah untuk beri terpalnya saja. Memanfaatkan lahan warga sekitar, TPS ini berkembang hingga sekarang,” kata dia.

TPS modern ini, dibangun sejak Januari 2022. Dari yang semula hanya melayani satu wilayah RW sekarang sudah merambah ke lima RW. Dengan melayani sekitar 150 kepala keluarga (KK).

Baca Juga :  Ansor Pecangaan Belajar Ekonomi dan Politik Bareng Gus Haiz

“Untuk sementara layanan sampah kami stop dulu. Karena memang keterbatasan kendaraan operasional atau kendaraan angkut sampah,” katanya.

Kepala DLH Jepara Farikhah Elida mengatakan, dengan adanya TPS3R ini, sangat mendukung untuk menjadikan Desa Keling sebagai Desa Mandiri Sampah. Pihaknya siap berkolaborasi dan mendampingi masyarakat agar harapan para pemuda desa ini dapat terwujud.

“Jika nanti menjadi Desa Mandiri Sampah. Sampah harus sudah bisa diolah sendiri oleh desa dan tidak diperbolehkan lagi dibawa ke TPA. Kecuali sampah hasil residu yang bisa dibawa ke TPA,” kata dia.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara Diyar Susanto sangat mendukung apa yang dilakukan para pemuda dan Bumdes Desa Keling. Jika TPS3R ini dikelola dengan baik maka hasilnya akan dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Semakin banyak jangkauan layanan yang diberikan kepada masyarakat, maka hasilnya akan semakin banyak,” ungkap dia.

TPS3R Kalingga Mandiri ini juga dilengkapi dengan kebun melon, kolam ikan, kandang maggot, kandang lalat BSF, gudang mesin pengolaah sampah plastik, juga deplot.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Hanya bermodalkan Rp 1 juta pemuda Desa Keling mampu membuat Tempat Pengolahan Sampah (TPS) modern dengan sistem Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, TPS ini terlihat bersih dan tidak menimbulkaan aroma tak sedap.

Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPNS) 2022, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara Diyar Susanto didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Farikhah Elida, dan Kepala Diskominfo Jepara Arif Darmawan mengunjungi TPS3R itu di RT 1 RW 3 Desa Keling, kemarin.

Koordinator TPS3R Kalingga Mandiri Ahmad Amin mengatakan, ide pengolahan sampah modern dengan sistem 3R ini berawal dari gagasan para pemuda desa. Kemudian mereka menggandeng Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), serta pendampingan dari DLH Kabupaten Jepara akhirnya berkembang hingga sekarang.

“Awalnya kami hanya modal Rp1juta rupiah untuk beri terpalnya saja. Memanfaatkan lahan warga sekitar, TPS ini berkembang hingga sekarang,” kata dia.

TPS modern ini, dibangun sejak Januari 2022. Dari yang semula hanya melayani satu wilayah RW sekarang sudah merambah ke lima RW. Dengan melayani sekitar 150 kepala keluarga (KK).

Baca Juga :  Kekosongan Satu Dewan Terisi, Sumarsono Gantikan Mendiang Hadi Patenak

“Untuk sementara layanan sampah kami stop dulu. Karena memang keterbatasan kendaraan operasional atau kendaraan angkut sampah,” katanya.

Kepala DLH Jepara Farikhah Elida mengatakan, dengan adanya TPS3R ini, sangat mendukung untuk menjadikan Desa Keling sebagai Desa Mandiri Sampah. Pihaknya siap berkolaborasi dan mendampingi masyarakat agar harapan para pemuda desa ini dapat terwujud.

“Jika nanti menjadi Desa Mandiri Sampah. Sampah harus sudah bisa diolah sendiri oleh desa dan tidak diperbolehkan lagi dibawa ke TPA. Kecuali sampah hasil residu yang bisa dibawa ke TPA,” kata dia.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara Diyar Susanto sangat mendukung apa yang dilakukan para pemuda dan Bumdes Desa Keling. Jika TPS3R ini dikelola dengan baik maka hasilnya akan dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Semakin banyak jangkauan layanan yang diberikan kepada masyarakat, maka hasilnya akan semakin banyak,” ungkap dia.

TPS3R Kalingga Mandiri ini juga dilengkapi dengan kebun melon, kolam ikan, kandang maggot, kandang lalat BSF, gudang mesin pengolaah sampah plastik, juga deplot.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/